Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Sekolah

JIS Jadi Percontohan untuk Uji Coba Pembukaan Sekolah

Suasana di JISSuasana di JIS

Topcareer.id – Jakarta Intercultural School (JIS) terpilih menjadi salah satu sekolah percontohan untuk uji coba pembukaan sekolah secara terbatas, dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning) di DKI Jakarta.

JIS yang menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemerintah DKI Jakarta, terpilih sebagai salah satu sekolah percontohan dari Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK).

Dengan komitmen tinggi untuk memastikan kesejahteraan seluruh komunitasnya, JIS bekerja sama dengan para ahli dari organisasi kesehatan internasional, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk membuat rencana komprehensif yang memungkinkan siswa, guru, dan anggota staf tetap aman di kampus.

“JIS Health and Safety Protocol dirancang untuk memastikan kampus yang bersih dan aman. Dengan program ini, JIS memiliki protokol (kesehatan) yang lengkap sejak para murid tiba di kampus, masuk kelas, saat proses belajar hingga meninggalkan kampus,” ujar Dr. Tarek Razik, Head of School JIS dalam pres rilis yang diterima Topcareer.id, Rabu (7/5/2021).

Baca juga: Catat! Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dimulai 9 April 2021

Program percontohan ini sendiri bertujuan untuk mengamati dan menentukan kesiapan sekolah dalam melanjutkan pembelajaran tatap muka.

Sekolah yang dipilih diseleksi melalui proses asesmen yang ketat, dengan mempertimbangkan kesiapan mereka dari segi fasilitas kesehatan dan metodologi blended learning,

“JIS merupakan salah satu dari 85 sekolah yang memenuhi kriteria asesmen dan pelatihan. Kami berharap JIS bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Jakarta dan Indonesia,” ujar Drs. Momon Sulaeman, M.M., M.Si, Kepala Bidang Sekolah Dasar dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Dalam penerapan protokol new normal, JIS berpegang pada empat pilar utama, yaitu kebersihan, kesehatan dan keamanan (khususnya waktu istirahat), serta dukungan sosial dan emosional. 

Baca juga: Ini Poin-Poin Penting dalam Penerapan Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Terkait pilar terakhir, para konselor dan psikolog sekolah juga disediakan bagi para siswa yang merasa cemas untuk kembali ke sekolah, setelah satu tahun menjalani online learning. 

Sebagai bagian dari komitmen, JIS mengaku siap bermitra dengan sekolah lain untuk membantu siswa mereka kembali belajar di kelas, sesuai instruksi dan peraturan pemerintah.**(Feb)

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan