Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Mei 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ini Waktu yang Tepat untuk Memakai Kacamata Hitam

Kaca mata hitam. Dok/Freepik

Topcareer.id – Ketika kebanyakan orang berpikir tentang kerusakan akibat sinar matahari, mereka mungkin mengkhawatirkan kulit mereka. Namun sinar ultraviolet matahari juga menjadi ancaman bagi mata seseorang.

Menurut studi tahun 2014 yang didanai oleh U.S. National Eye Institute, radiasi UV dapat merusak protein di lensa mata. Seiring waktu, kerusakan ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena katarak.

“Jika tidak memakai pelindung, radiasi ultraviolet yang tidak dapat kamu lihat akan menembus mata, dan struktur mata sangat sensitif terhadapnya,” kata Dr. Rebecca Taylor, dokter mata dan juru bicara klinis untuk American Academy of Ophthalmology.

Bagian belakang mata, yang disebut retina, memiliki area sentral yang halus yang disebut makula. “Jika kamu menempatkan target di tengah retina tepat di belakang pupil, makula akan menjadi sasarannya,” jelas Taylor. Dan ketika cahaya masuk ke mata, itu akan mengenai makula seperti sinar laser.

Ada bukti bahwa kerusakan akibat sinar UV dapat meningkatkan risiko degenerasi makula, salah satu penyebab utama kebutaan terkait usia. Dan paparan sinar matahari juga terkait dengan kanker mata atau cedera mata seperti terbakar sinar matahari yang disebut fotokeratitis yang dapat menyebabkan kebutaan sementara atau penglihatan berjerawat.

Risiko kerusakan mata terkait sinar matahari lebih besar pada waktu-waktu tertentu dalam sehari dan dalam kondisi tertentu. “Air dan kaca depan mobil dapat memantulkan cahaya ke mata akan mendapatkan sinar ultraviolet dosis ganda,” kata Dr. C. Stephen Foster, seorang profesor oftalmologi di Harvard Medical School.

Baca juga: Ribet Kacamata Berembun Akibat Masker, Operasi Lasik di AS Mendadak Naik

Mengenakan kacamata hitam atau sunglass memang dapat melindungi mata seseorang dari semua masalah ini. Tapi tidak semua corak dibuat sama. “Tidak peduli seberapa gelap mereka atau warna lensa, yang paling penting adalah kacamata hitam memblokir 99 hingga 100% sinar UVA dan UVB.” Kata Taylor.

Harga tidak menjadi masalah. Bahkan kacamata hitam murah pun juga baik, cari saja stiker atau label yang mengiklankan perlindungan UV. “Selain itu, polarisasi tidak ada hubungannya dengan perlindungan UV,” ujar Taylor.

Di sisi lain, ada kalanya melindungi mata di balik kacamata hitam mungkin bukan ide yang baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa fotoreseptor penginderaan cahaya di mata membantu mengatur jam sirkadian tubuh, yang berperan dalam mengatur tidur, nafsu makan, dan banyak lagi.

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang mendapatkan cahaya terang “tingkat tinggi” di pagi hari cenderung tidur lebih nyenyak daripada mereka yang tidak. Dan memakai kacamata hitam di pagi hari dapat mengganggu proses ini.

Foster mengatakan mungkin lebih bijaksana untuk tidak menggunakan kacamata hitam sampai jam 9 atau 10 pagi. Sinar matahari tidak cukup kuat di pagi hari untuk menyebabkan banyak kerusakan, dan mengekspos mata ke cahaya alami dapat membantu mengatur “jam internal” tubuh.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan