Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Mei 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Wow! Matahari Buatan Korea Selatan, Hasilkan Panas 100 Juta Derajat Celsius

Topcareer.id – Perangkat fusi magnet Korea Selatan, Korea Superconducting Tokamak Advanced Research, atau KSTAR, telah mencetak rekor dunia baru, mencapai suhu ion lebih dari 100 juta derajat Celcius selama 20 detik.

Perangkat ini telah memecahkan rekor dunia baru untuk fusi jika dibandingkan dengan inti matahari, yang hanya membakar 15 juta derajat Celcius.

Memanfaatkan kekuatan fusi nuklir yang bekerja dengan mengintegrasikan dua inti atom ke dalam inti yang lebih besar untuk melepaskan energi, sehingga melepaskan lebih banyak energi daripada yang dikonsumsinya.

Baca Juga: Korea Selatan Mulai Lakukan Tes COVID-19 pada Hewan Peliharaan

Disebut sebagai “matahari buatan” Korea, KSTAR, perangkat fusi superkonduktor ini menggunakan medan magnet untuk menghasilkan dan menstabilkan plasma super-panas, dengan tujuan akhir mewujudkan daya fusi nuklir, yang mungkin merupakan sumber energi bersih yang tak terbatas.

Sesuai laporan, tim fisikawan Korea Selatan menggunakan KSTAR untuk eksperimen, di mana mereka memperoleh plasma dari hidrogen, yang terdiri dari ion panas yang melampaui suhu 100 juta derajat Celcius.

Baca Juga: SpaceX Catat Rekor, Angkut 133 Pesawat dan 10 Satelit dalam Satu Misi ke Ruang Angkasa

Untuk mempertahankan ion, sangat penting untuk menjaga suhu yang sangat tinggi. Para ilmuwan menciptakan rekor dunia dengan menyalakan reaktor fusi nuklir ini dan mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik mencapai suhu ion lebih dari 100 juta derajat Celcius.

Sesuai laporan lainnya, Si-Woo Yoon, Direktur, Pusat Penelitian KSTAR mengatakan, “Teknologi yang dibutuhkan untuk operasi jangka panjang 100 juta plasma adalah kunci realisasi energi fusi, dan keberhasilan KSTAR dalam mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 tahun.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan