Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Juli 30, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Saat Lockdown di Paris, Chef bisa Didatangkan ke Rumah

Topcareer.id – Warga Paris yang mendambakan hidangan mewah dari chef restoran yang tutup sejak awal pandemi COVID-19 kini menemukan alternatif.

Chef atau koki pribadi restoran mewah langganan bisa datang ke rumah untuk menyajikan makanan di rumah pelanggan.

Fatiha El-Kaddaoui contohnya, seorang chef handal yang menerima pesanan perorangan. Ia membawa bahan-bahannya ke rumah pelanggannya.

Kemudian ia akan melakukan tugas sebagai chef dengan menggunakan peralatan di rumah pelanggan untuk menyiapkan dan menyajikan hidangan mewah restoran.

Dia memang sibuk sebelum pandemi. Tapi sekarang, justru dia lebih sibuk dan harus menolak hingga 30 pesanan per bulan.

“Ada permintaan yang sangat, sangat besar,” katanya. “Permintaan ini muncul karena orang-orang itu dulu pergi ke restoran satu, dua, tiga kali seminggu atau bahkan lebih.”

Jumat (16/4) lalu misalnya, El-Kaddaoui menerima pesanan dari seorang pelanggan bernama Valerie Lacroix untuk menyiapkan makan siang untuknya dan ibunya.

Ia menjadi chef di dapur Lacroix dengan menyiapkan hidangan foie gras, kemudian ceviche ikan air tawar dan kerang.

“Kami jelas ingin keluar, melihat teman dan keluarga kami, dan menghabiskan waktu bersama mereka, tetapi kami tidak bisa,” kata Lacroix.

Menurut Lacroix, jasa chef pribadi seperti yang ia terima dari El-Kaddaoui ini bisa menciptakan kembali momen bersama di rumah.

Selain itu, pemilik restoran dan chef di seluruh dunia juga telah menemukan cara kreatif untuk terus mengatasi pandemi yang telah menghancurkan industri mereka.

Beberapa membuat makanan berkualitas tinggi untuk diantar, sementara yang lain menawarkan kelas memasak di media sosial.

Baca juga: 5 Langkah Yang Harus Kamu Tempuh Sebelum Menjadi Kepala Chef

Orang Prancis menghabiskan lebih banyak waktu daripada orang-orang dari negara maju lainnya untuk makan atau minum.

Sehingga penutupan restoran sangat memukul mereka, menurut Organisation for Economic Cooperation and Development.

Beberapa pelanggan restoran bahkan telah mengabaikan aturan pembatasan COVID-19. Dan Polisi telah menangkap lebih dari 110 orang yang sedang makan di restoran di Paris awal bulan ini.

El-Kaddaoui mengatakan dia beroperasi sesuai aturan dengan tidak melayani pertemuan lebih dari enam orang, dan tidak bekerja setelah pukul 19:00.

Tarif layanan chef El-Kaddaoui cukup mahal. Makan siang untuk dua orang harganya 170 euro atau sekitar Rp 5,9 juta.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan