Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Mei 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

3 Karyawan Jenis Baru yang ‘Lahir’ di saat Pandemi

Topcareer.id – Kepala Sumber Daya Manusia Global di perusahaan layanan profesional JLL, Mary Bilbrey mengatakan bahwa pengusaha sekarang menghadapi tantangan unik saat mereka membangun tempat kerja masa depan. Ia mengungkap beberapa kelompok pekerja yang muncul sejak pandemi.

“Selama pandemi, perusahaan berfokus pada kesejahteraan karyawan dan menempatkan program serta sumber daya untuk bakat. Kami harus memikirkan kembali bagaimana melibatkan karyawan ketika kami tidak bisa bersama secara fisik,” kata dia, dikutip dari Fast Company.

Sekarang setelah kembali ke kantor, perusahaan harus fleksibel tentang ruang kerja fisik sebagai bagian dari proposisi nilai karyawan. “Kami membutuhkan lingkungan kantor unik yang lebih kondusif untuk kolaborasi bagi tenaga kerja campuran.”

Salah satu alat yang dapat digunakan manajer untuk membuat pengaturan baru adalah dengan mempertimbangkan persona kerja yang telah keluar dari pandemi.

Bilbrey mengidentifikasi beberapa kelompok pekerja berbeda yang dapat menentukan bagaimana ruang dan teknologi harus merancang tempat kerja masa depan.

1. Pekerja kantor tradisional

“Pekerja ini kemungkinan besar ingin menghabiskan dua hingga tiga hari di kantor dengan fleksibilitas untuk bekerja di luar kantor juga,” kata Bilbrey.

Baca juga: Diterima Kerja Tapi Gaji Kecil? Hindari Lakukan 2 Hal Ini

Ia menilai, tantangan bagi para pemimpin adalah memahami cara mengelola seseorang yang terkadang ada di rumah dengan cara yang tidak mengganggu anggota tim lainnya. Ini perlu diatur dan mungkin melibatkan penjadwalan hari-hari yang memungkinkan untuk berkolaborasi dengan anggota tim lainnya.

2. Pecandu kesehatan

Pecandu kebugaran menghargai keseimbangan kehidupan kerja dan kesehatan mereka. Sebelum pandemi, jenis karyawan ini merangkul pekerjaan jarak jauh dan perjalanan yang lebih singkat, memungkinkan keseimbangan yang baik antara prioritas pribadi dan profesional mereka.

Sementara pecinta pengalaman lebih memilih lebih banyak hari di kantor, pecandu kebugaran menginginkan lebih banyak hari di rumah.

“Karyawan ini ingin datang ke kantor hanya satu atau dua hari seminggu. Mereka membutuhkan perusahaan yang memungkinkan mereka menciptakan keseimbangan yang baik. Anda melihat banyak pecandu kebugaran di industri digital dan teknologi,” kata Bilbrey.

3. Semangat bebas

Karyawan ini ingin bekerja full time dari jarak jauh. Waktu bersama keluarga adalah prioritas utama. “Mereka mungkin datang untuk pertemuan atau janjian khusus tetapi lebih suka bekerja di rumah penuh waktu,” kata Bilbrey.

Bilbrey melanjutkan, mereka tidak ingin diatur dalam jadwal yang teratur. Bahkan, mereka mungkin tinggal di luar kawasan perkantoran. Tantangan bagi para manajer adalah memastikan para pekerja tersebut terus merasa terhubung dan dilibatkan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan