Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Mei 16, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Jepang akan Buka Pusat Vaksinasi di Tokyo dan Osaka

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Pemerintah Jepang berencana untuk membuka pusat vaksinasi besar di Tokyo dan Osaka dalam beberapa minggu mendatang.

Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat upaya vaksinasi COVID-19 di Jepang.

Surat kabar Nikkei mengatakan pada hari Minggu (25/4) bahwa pemerintah akan membuka situs vaksinasi di pusat kota Tokyo.

Pusat vaksinasi tersebut akan memulai pembukaan pada awal Mei 2021, dan akan dapat memvaksinasi sekitar 10.000 orang setiap hari.

Situs itu akan terbuka untuk siapa saja yang tinggal dan bekerja di Tokyo, kata surat kabar itu.

Para staf yang telah terlatih secara medis dari Pasukan Bela Diri Jepang juga akan membantu vaksinasi di pusat-pusat tersebut.

Sementara Jepang menghindari penyebaran virus yang merajalela dan dialami oleh banyak negara, pemerintah mendapat kecaman tajam atas lambannya peluncuran vaksinasi.

Otoritas kota selama ini menangani sendiri sebagian besar kasusnya. Hanya sekitar 1% dari populasinya yang telah menerima vaksinasi di Jepang.

Baca juga: 75% Warga Jepang Menentang Kedatangan Penonton Olimpiade Dari Luar Negeri

Lonjakan infeksi baru-baru ini yang didorong oleh penyebaran varian baru juga telah memicu kekhawatiran.

Sementara itu banyak Rumah Sakit di beberapa daerah yang kekurangan staf medis dan tempat tidur untuk menampung pasien baru.

Jepang baru mulai memvaksinasi populasi lansia yang cukup besar bulan ini dan para ahli kesehatan mengatakan mungkin perlukan waktu hingga musim dingin atau lebih lama bagi sebagian besar masyarakat umum untuk mendapatkan vaksin.

Menteri Kesehatan Norihisa Tamura mengatakan jika pemerintah dapat mengamankan cukup vaksin untuk menyuntik orang tua pada akhir Juli 2021.

Menurutnya, vaksinasi bagi mereka yang berusia di bawah 65 tahun dapat mulai dari bulan tersebut, menurut laporan Kyodo.

Keadaan darurat ketiga Jepang di Tokyo, Osaka dan dua prefektur lainnya mulai terjadi pada hari Minggu (25/4).

Hal tersebut mempengaruhi hampir seperempat populasi ketika negeri matahari terbit itu berusaha untuk memerangi lonjakan kasus tiga bulan sebelum Olimpiade Tokyo dimulai.

Jepang telah memiliki sekitar 550.000 kasus dan 9.761 kematian hingga saat ini.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan