Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juni 12, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Capai 7%

Banyak Program Diskon, Kinerja Penjualan Eceran NaikIlustrasi pertumbuhan ekonomi. (pexels)

Topcareer.id – Pemerintah mengaku optimistis bahwa pemulihan ekonomi nasional akan terus berlanjut dan pertumbuhan ekonomi terus menunjukkan tren kenaikan pada kuartal II-2021.

“Perekonomian kita tumbuh V-curve. Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal II akan masuk ke jalur positif dan diperkirakan bisa mencapai tujuh persen,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers, Sabtu (15/5/2021).

Menko Perekonomian menambahkan, pemulihan tersebut tercermin dari berbagai indikator, di antaranya PMI Manufaktur yang sudah mencapai 54,6 dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang juga mendekati angka normal.

“Indeks Keyakinan Konsumen juga sudah mendekati ke angka normal, indeksnya di angka 90-an menuju 100,” ujarnya.

Begitu juga dengan perkembangan ekspor dan impor yang sudah mulai kembali normal, termasuk belanja pemerintah yang telah berada di jalur positif.

Ia mengatakan dengan adanya PPnBM (Ditanggung Pemerintah) dan PPN Ditanggung Pemerintah, beberapa sektor seperti informasi dan komunikasi, jasa kesehatan, pertanian, dan sektor properti maupun industri, sudah ke arah yang positif dan terjadi kenaikan yang cukup tinggi.

Baca juga: Asal Usul Lahirnya THR, Kamu Harus Tahu

Sementara Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada kuartal I-2021 juga hanya terkontraksi minus 0,23 persen.

“Kita melihat bahwa PMTB kita sudah masuk mendekati nol atau minus 0,23 (persen), ekspornya 6,74 persen, bahkan ini lebih tinggi dari pra-COVID19. Demikian pula dengan impor barang modal dan barang konsumsi 5,27 (persen),” papar Airlangga.

Diterangkan Airlangga, pertumbuhan ekonomi secara spasial juga telah mengalami perbaikan sejalan dengan membaiknya perekonomian domestik.

Pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra tercatat telah mendekati arah positif yaitu minus 0,86 persen, Pulau Jawa minus 0,83 persen, dan Pulau Kalimantan minus 2,23. Sementara itu, sebagian pulau di Indonesia bagian tengah dan timur telah mengalami pertumbuhan yang positif.

“(Pertumbuhan ekonomi) Sulawesi sudah positif 1,2 persen, bahkan di Maluku dan Papua sudah 8,97 (persen). Tentunya ini didorong oleh harga-harga komoditas baik itu sawit, karet, nikel, copper, dan batu bara,” pungkas Airlangga.

Tinggalkan Balasan