Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ini Sisi Buruk Instagram yang Harus Kamu Waspadai (Bagian 2)

Topcareer.id – Hampir semua orang di seluruh dunia menyukai aplikasi Instagram (IG). Tapi yang mengkhawatirkan jika kamu mengalami sindrom terhadapnya.

Banyak orang yang melakukan begitu banyak hal aneh dalam mencari ketenaran melalui Instagram, hal ini terkenal dengan Sindrom Derangement Instagram.

Sindrom Derangement Instagram mencakup nilai dari spektrum 0% hingga 100%. Semakin tinggi persentasenya, semakin gila kamu terhadap Instagram.

Mari kita bahas 6 gejala yang paling umum dari sindrom ini.

Bagian kedua dari artikel:

4) Menilai kehidupan berdasarkan jumlah like dan pengikut
Banyak orang sangat senang ketika mendapatkan notifikasi like dan penambahan jumlah pengikut di Instagram.

Namun berubah menjadi sangat kesal saat foto baru yang dipost di Instagram tidak mendapatkan like.

Ini konyol. Banyak orang membiarkan kehidupan dan emosinya dikendalikan oleh jumlah like dan pengikutnya di Instagram.

Bahkan bagi beberapa orang yang paham algoritma Instagram mendadak ketakutan ketika menyadari algoritme IG menunjukkan adanya penurunan keterlibatan dari pengikutnya.

Semakin banyak orang yang bergabung dengan Instagram dan semakin banyak foto yang terposting, kemungkinan foto kamu terlihat semakin kecil.

Jadi, kamu tidak bisa menilai kehidupanmu hanya berdasarkan algoritma dari Instagram, terkecuali kamu memang seorang influencer.

Baca juga: Suka Koreksi Grammar Orang Lain? Awas Sindrom GPS

5) Menyukai gambar yang sebenarnya tidak kamu sukai
Pernahkah ‘Menyukai’ gambar di Instagram yang sebenarnya tidak kamu sukai? Pernah mengomentari “foto bagus” pada foto yang jelek?

Ya, hampir semua orang melakukannya, setidaknya untuk bersikap baik dan mendukung teman-temannya.

Tetapi jika kamu melakukan hal-hal ini secara khusus hanya untuk mendapatkan feedback keterlibatan demi menambah pengikut, mungkin kamu punya masalah.

Jangan menipu diri sendiri sebagai cara untuk mendapatkan pengikut yang lebih banyak.

6) Tergoda untuk banyak membeli pengikut dan jumlah like
Setelah menempuh jalan ini, kamu mungkin mengidentifikasi diri sebagai penipu, dan mungkin merasa bersalah atas apa yang kamu lakukan.

Jika kamu tidak bisa mendapatkan banyak pengikut secara organik sejak awal, kamu hanya akan kecanduan untuk terus membeli pengikut.

Dan meskipun kamu berakhir dengan 10.000+ pengikut, tidak akan ada keterlibatan sama sekali. Dan kamu hanya akan terlihat seperti penipu.

Nah, itu tadi enam gejala umum dari sindrom derangement Instagram.

Sebaiknya coba ciptakan karya baru yang menarik perhatian dan berdiri sendiri dengan bangga. Jika belum berhasil, coba yang lain.

Atau terima saja bahwa tidak semua pengguna dan teman kamu ramah di Instagram.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan