Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Juni 25, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kondisi Kulit seperti Ini bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Topcareer.id – Ada banyak karakteristik yang membuat seseorang berisiko lebih besar terkena diabetes termasuk kelebihan berat badan, merokok, mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan, mengalami masalah tekanan darah atau depresi. Juga bisa turun temurun juga kondisi kulit.

Psoriasis dapat membuatmu berisiko lebih tinggi terkena diabetes

Psoriasis, yang sudah dikaitkan dengan kecemasan, dapat menunjukkan kemungkinan diagnosis diabetes yang lebih tinggi, atau menjadi pendahulu penyakit.

Gangguan kulit, yang mengakibatkan sel-sel kulit mengisi kembali pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari yang seharusnya, mengakibatkan sisik dan bercak yang tidak nyaman dan berubah warna pada kulit, mempengaruhi sekitar 7,5 juta orang di Amerika Serikat. Rata-rata penderita berusia antara 45 dan 64 tahun.

Menurut penelitian terbaru mengenai hubungan antara psoriasis dan diabetes, secara konsisten terdapat risiko 21% atau lebih tinggi untuk pasien yang didiagnosis dengan psoriasis untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Berdasarkan informasi yang diberikan, nyatanya, semakin parah psoriasis pada tubuh, semakin besar kemungkinanmu terkena diabetes tipe 2.

Peserta penelitian yang hanya 2% dari tubuh mereka ditutupi dengan bercak psoriasis dianggap 21% lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes, sementara mereka yang memiliki cakupan 20% diperkirakan memiliki risiko 84% lebih tinggi untuk mengembangkannya.

Baca juga: Minum Teh Bantu Pengaruhi Suasana Hati Di Masa Krisis

“Jenis peradangan yang terlihat pada psoriasis diketahui meningkatkan resistensi insulin. Psoriasis dan diabetes memiliki mutasi genetik serupa yang menunjukkan dasar biologis untuk hubungan antara dua kondisi yang kami temukan dalam penelitian kami,” kata Penulis studi Joel M. Gelfand, MD, dikutip dari Ladders.

Untuk evaluasi, para peneliti mengumpulkan informasi dari lebih 8.120 orang dewasa dengan psoriasis dan 76.600 subjek tes serupa tanpa kondisi kulit serupa selama 4 tahun. Informasi tersebut kemudian dianalisis sebagai perbandingan.

Berita bagus? Penelitian diabetes selama dua dekade terakhir telah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kita tentang topik tersebut. Meskipun tidak diketahui dapat dibalik, sains modern telah memungkinkan metode untuk mengurangi keparahan diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu.

Mengembangkan kebiasaan sehat dapat membantu memerangi risiko terkena diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan kronis serius lainnya.

Bekerja sama dengan praktisi medismu dapat membantu mengidentifikasi prekursor atau gejala penyakit kronis yang mungkin kamu miliki, serta berbagai metode pengobatan yang perlu dipertimbangkan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan