Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Kepala Program Vaksinasi Jepang sesalkan Adanya Uji Klinis Domestik Vaksin COVID-19

olimpiadeWarga Jepang di depan stadion Olimpiade. (dok. AlJazeera)

Topcareer.id – Persyaratan Jepang untuk uji klinis domestik vaksin COVID-19 menghabiskan waktu yang berharga dalam menginokulasi populasinya.

Kepala program vaksinasi Jepang, Taro Kono mengatakannya pada hari Selasa (15/6).

Sekitar 4,8% dari populasi telah menerima vaksinasi sepenuhnya, tingkat terendah di antara negara ekonomi kaya pada saat puluhan ribu pengunjung siap datang untuk Olimpiade Tokyo 23 Juli 2021.

“Jika saya bisa kembali ke awal, saya mungkin akan membatalkan uji klinis yang kami lakukan,” kata Kono kepada wartawan.

“Mungkin perlu untuk waktu kondisi biasa, tetapi dalam keadaan darurat, saya pikir kita harus memulai vaksinasi sedini mungkin.”

Permulaan vaksinasi Jepang pada pertengahan Februari lalu tertinggal jauh dari sebagian besar negara dengan ekonomi besar.

Baca juga: Jepang Setujui Vaksin Moderna dan AstraZeneca

Jepang juga terlalu bergantung pada dosis awal vaksin Pfizer Inc (PFE.N) yang diimpor dari luar negeri.

Kono, menteri reformasi administrasi yang ditunjuk untuk memimpin program vaksinasi di Jepang mengatakan partai-partai oposisi mendorong pengadilan domestik dan media untuk mencela pemerintah jika kecelakaan terjadi.

Tetapi beberapa ahli kesehatan masyarakat mengatakan uji coba domestik yang melibatkan 200 subjek atau kurang, secara ilmiah tidak berarti.

Dalam beberapa minggu terakhir, kampanye vaksin telah meningkat dan akan dipercepat sekarang.

Karena ribuan perusahaan telah mendaftar untuk menggunakan pasokan pemerintah untuk memberikan vaksin kepada karyawan dan keluarga.

Kono mengatakan dia berharap vaksinasi harian akan mencapai satu juta orang pada akhir Juni 2021.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan