Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Ini Langkah Kemenkes Tambah Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid

demamSumber foto: IDN Times

Topcareer.id – Adanya peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 yang cukup signifikan berimbas pada keterisian tempat tidur di rumah sakit yang semakin bertambah. Kementerian Kesehatan mengeluarkan berbagai strategi untuk memenuhi ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan per tanggal 24 Juni 2021 sudah tersedia 94.420 tempat tidur untuk isolasi maupun ruang perawatan untuk kasus infeksi.

Tetapi di sisi lain rata-rata nasional angka keterisian tempat tidur adalah 67-68%. Di beberapa daerah angka keterisian tempat tidur malah lebih tinggi hingga mencapai angka 80%.

“Kita melihat di Yogyakarta dan di Jawa Tengah itu sudah mencapai 85%, di Banten itu 87%, dan di DKI Jakarta itu mencapai 90%,” kata dr. Nadia dikutip dari siaran persnya, Kamis (24/6/2021).

Melihat kondisi kapasitas keterisian tempat tidur cukup tinggi terutama di daerah Jakarta dan sekitarnya, maka Kemenkes menunjuk 3 rumah sakit vertikal yang berada langsung di bawah kewenangan Kemenkes untuk dikhususkan sebagai RS perawatan pasien Covi-19.

Tiga RS tersebut antara lain RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso, dan RSUP Persahabatan.

Direktur Utama RSPI Sulianto Saroso dr. Mohammad Syahril mengatakan ketersediaan tempat tidur di RSPI Sulianti Saroso hingga hari ini rasionya 100% dengan beban 96%.

Pihaknya akan menambah 100 tempat tidur yang diawali dengan penambahan 24 tempat tidur sejak tanggal 12 juni. Selanjutnya direncanakan akan menambah 45 tempat tidur sehingga jadi 145 tempat tidur hingga pertengahan Juli 2021.

Baca juga: Selain AstraZeneca, Vaksin Ini Juga Efektif Lawan Varian Delta

Selain itu, dr. Syahril juga menjabat sebagai Plt RSUP Persahabatan. Ia mengungkapkan ada 409 tempat tidur di RSUP Persahabatan. Hingga hari ini sebanyak 55% tempat tidur didedikasikan untuk merawat pasien COVID-19, 32 ICU, dan 165 non ICU.

Sementara itu, di RSUP Fatmawati terdapat 500 tempat tidur. Plt Direktur RSUP Fatmawati dr. Azhar Jaya mengatakan dua hari yang lalu terdapat 233 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Ia telah meningkatkan jumlah rumah sakit menjadi 261 tempat tidur, atau sekitar 52% dari kapasitas tempat tidur di RSUP Fatmawati.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Prof. Kadir menilai kenaikan kasus Covid-19 sekarang ini sangat drastis serta eksponensial. Kenaikan jumlah pasien di RS tidak bisa dimbangi dengan jumlah tempat tidur. “Oleh karena itu salah satu alternatif kita sekarang ini adalah melakukan extension rumah sakit yang sudah ada,” ujarnya.

Lebih lanjut Prof. Kadir menjelaskan extension yang dilakukan adalah yang pertama pihaknya melakukan semacam perubahan IGD menjadi ruang perawatan.

Selain itu juga membangun tenda-tenda di halaman rumah sakit yang bisa difungsikan sebagai tempat triase pasien untuk mendeteksi pasien. Sehingga IGD bisa dimanfaatkan untuk ruang perawatan.

Kedua, upaya yang ditempuh adalah mencari ruangan-ruangan atau gedung- gedung seperti ruang pertemuan atau auditorium yang tidak dimanfaatkan selama ini sebagai ruang perawatan. Ruangan-ruangan tersebut akan diisi tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Selanjutnya, tidak bisa semua rumah sakit didedikasikan untuk perawatan pasien Covid-19. Untuk itu ditetapkan 3 rumah sakit, yakni RSUP Persahabatan, RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso yang akan didedikasikan sebagai rumah sakit khusus perawatan Covid-19.

Tinggalkan Balasan