Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, September 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Jumlah Push-up dalam Sehari yang Bisa Kurangi Risiko Sakit Jantung

Dok. Best Health Magazine Canada

Topcareer.id – Kurang gerak bisa menimbun lemak, yang memungkinkan adanya perkembangan penyakit kardiovaskular, pada akhirnya kematian dini. Lakukan olahraga tak harus di gym, coba yang murah meriah dan bisa dilakukan di rumah, seperti push up.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Network Open baru-baru ini menjadi yang pertama mengidentifikasi kapasitas push-up sebelumnya dikorelasikan dari kesehatan jantung yang buruk.

Para peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health mengemukakan bahwa pria paruh baya yang dapat menyelesaikan 40 push-up atau lebih dalam sekali percobaan membuktikan berkurangnya risiko penyakit kardiovaskular yang mematikan.

Apalagi jika dibandingkan dengan individu yang dapat menyelesaikan tidak lebih dari sepuluh push-up dalam sekali percobaan.

“Temuan kami memberikan bukti bahwa kapasitas push-up bisa menjadi metode yang mudah dan tanpa biaya untuk membantu menilai risiko penyakit kardiovaskular di hampir semua situasi,” jelas penulis pertama studi tersebut, Justin Yang dari Departemen Kesehatan Lingkungan di Harvard T.H. Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan.

Baca juga: Kapan Waktu Tidur Siang Yang Membawa Manfaat?

“Tapi yang mengejutkan, kapasitas push-up lebih kuat dihubungkan dengan risiko penyakit kardiovaskular daripada hasil tes treadmill submaksimal.”

Ada jenis latihan kebugaran lainnya, seperti senam. Latihan senam dan perlawanan adalah cara yang bagus untuk menurunkan tekanan darah dan tekanan pada jantung.

Ketika dilakukan dengan benar, biasanya melakukan push-up dapat mencapai manfaat yang disebutkan dan bahkan ukurannya bisa disesuaikan atau bergantung umur lanjut setiap individu.

“Penyakit kardiovaskular (CVD) tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Bukti kuat menunjukkan hubungan peningkatan kebugaran fisik dengan risiko kejadian CVD yang lebih rendah dan umur panjang yang lebih baik. Namun, hanya sedikit yang mempelajari pengukuran status fungsional sederhana dan murah,” kata para penulis dalam laporan tersebut, seperti dikutip dari laman The Ladders.

Untuk melakukan push-up yang tepat, pastikan tanganmu selebar bahu atau lebih lebar. Siku berada pada sudut 45 derajat saat menekuk ke tanah, dan jari-jari terbentang, dengan jari tengah mengarah ke arah jam 12.

“Push-up adalah olahraga tanpa biaya, cepat, dan sederhana yang dapat menjadi alat penilaian klinis yang berguna dan obyektif untuk mengevaluasi kapasitas fungsional dan risiko penyakit kardiovaskular,” tandasnya.**(Feb)

Tinggalkan Balasan