Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

7 Cara Untuk Keluar dari Depresi (Bagian 1)

Ilustrasi putus cinta.

Topcareer.id – Apakah kamu tengah berurusan dengan depresi? Atau mengalami hari yang penuh dengan keputusasaan?

Berurusan dengan depresi memang bisa jadi menantang dan terkadang cukup sulit.

Mengetahui cara mengelola depresi bisa membantu kamu melewatinya dan menjalani kehidupan yang baik.

Ini hanya membutuhkan beberapa kesadaran dan sedikit tindakan untuk mengatasi depresi.

Jika kamu sedang dilanda depresi, berikut ini 7 cara yang dapat kamu lakukan untuk menarik diri keluar dari zona depresi.

Bagian pertama dari artikel:

1) Menilai situasi
Ada dua jenis depresi yang mungkin kamu rasakan, yakni situasional dan kimiawi.

Keduanya memiliki gejala yang sama tetapi penyebabnya berbeda. Mengetahui jenis depresi yang kamu alami adalah langkah pertama.

Depresi situasional disebabkan oleh sesuatu yang terjadi dalam hidup. Misalnya kematian anggota keluarga, perceraian, atau kehilangan pekerjaan.

Depresi kimia adalah hasil dari kimia otak yang tidak aktif sedemikian rupa sehingga mengarah ke pikiran negatif.

2) Lakukan hal-hal baik
Jika kamu merasa sedih, kecenderungan perasaanmu hanyalah kehancuran. Namun, jika kamu mengalami gejala depresi, pingsan atau bunuh diri adalah hal terburuk yang mungkin terjadi.

Sebaiknya lakukan hal-hal positif yang membuatmu merasa baik.

Berolahraga salah satu hal yang bisa kamu lakukan, karena endorfin dari aktivitas fisik sangat bagus untuk mengobati depresi.

Jadi, apa yang membuatmu bahagia? Tuliskan daftar setiap ide bagus yang dapat kamu pikirkan sehingga ketika kamu mengalami depresi, kamu siap.

Baca juga: Alami Depresi? Coba Tidur dan Bangun Lebih Awal

3) Kendalikan pikiran
Sayangnya, ketika menghadapi depresi, musuh terburuk kamu adalah otakmu sendiri.

Otak akan berkata “Kamu pecundang, kamu tidak punya teman, kamu bodoh, kamu akan jadi jomblo abadi.” Dan terus dan terus lagi.

Kemungkinannya adalah, tidak satu pun dari hal-hal itu benar. Kamu bukan pecundang, kamu punya teman, kamu berbakat, cinta ada banyak di luar sana.

Tapi otak kamu ketika depresi tidak pergi ke sana. Jadi, sangat penting untuk menjaga otak tetap sibuk dengan pemikiran positif.

Yoga adalah cara yang sangat baik untuk melakukannya. Yoga juga memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan tubuh.

4) Keluar
Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk keluar dan berjalan-jalan. Tingkat stres biasanya berkurang setelah berjalan-jalan.

Berjalan mendorong pernapasan dalam yang akan menenangkan. Untuk beberapa alasan, gerakan berjalan mendorong pemikiran yang lebih jernih.

Selanjutnya, dopamin yang diciptakan tubuh dengan gerakan berjalan membantu meringankan depresi secara instan.

Olahraga teratur adalah cara yang bagus untuk mengelola perasaan depresi dan kesepian.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan