Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

Pernah Alami Bullying di Zoom? Ini Tanda-tandanya

Zoom. Dok/NDTV Gadgets 360

Topcareer.id – Sepertinya pelecehan atau bullying di lingkungan kerja tak sebatas di kantor saja. Bahkan intimidasi dan pelecehan terus berlanjut dari jarak jauh di masa pandemi ini, dan para pekerja mungkin tidak menyadarinya.

Rubin Thomlinson, sebuah firma hukum Kanada, baru-baru ini berpendapat bahwa pengganggu tenaga kerja telah menemukan media baru dalam konferensi video dan aplikasi obrolan. Melansir Ladders berikut contoh bagaimana komentar dapat dianggap sebagai pelecehan yang bisa membuat setiap pekerja berpikir dua kali sebelum panggilan konferensi video berikutnya.

Zoom background dan komentar lainnya

Ada masa selama pandemi ketika para pekerja berebut untuk membuat rumah mereka tampak sesuai dengan pekerjaan. Tidak semua orang berada dalam kondisi yang sama; ruang terbatas untuk pekerja yang tinggal di kota, dan sering kali pengaturan kerja shift yang membuat rumah mereka terlihat lebih seperti kantor.

Zoom telah memungkinkan pekerja untuk mengintip kehidupan pribadi rekan kerja mereka, yang telah membawa beberapa contoh yang dapat dikategorikan sebagai bentuk intimidasi dan pelecehan di tempat kerja. Contoh lain:

Baca juga: Ingin Dilirik Google? Miliki 4 Soft Skill Ini

Mengomentari mitra rekan kerja yang muncul di background panggilan Zoom.
Membuat komentar yang tidak pantas tentang rumah rekan kerja saat menggunakan Zoom.
Membuat komentar cabul, berbagi video yang tidak pantas selama panggilan konferensi.
Berbicara di atas rekan kerja berulang kali tidak pada gilirannya.
Manajer bisa saja menggertakmu

Karena pekerjaan jarak jauh telah menjadi sangat pribadi, diperlukan kepercayaan antara karyawan dan manajer untuk memastikan semuanya selesai. Pekerja telah mengalami sedikit dorongan di siang hari yang dapat ditafsirkan sebagai bentuk intimidasi, kata laporan itu.

Dua contoh yang menonjol:

Manajer yang mengirim pesan kepada karyawan untuk memeriksa apakah karyawan aktif dan bekerja adalah cara baru bagaimana intimidasi dan pelecehan di tempat kerja telah berubah.

Selain itu, manajer yang mengharuskan karyawan untuk menghadiri rapat “check-in Zoom” sepanjang hari juga dapat diartikan sebagai pelecehan, karena rapat ini seringkali tidak ada gunanya dan bahkan dapat merusak produktivitas secara keseluruhan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan