Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Berapa Lama Sebaiknya Meditasi Dilakukan?

Topcareer.id – Mulai dari relaksasi hingga hubungan spiritual, banyak manfaat yang didapat dari berlatih meditasi. Namun, beda waktu dan lama meditasi akan memengaruhi manfaat yang kamu dapatkan. Sebenarnya, berapa lama waktu ideal untuk bermeditasi?

Melansir Healthline, secara keseluruhan, para peneliti telah mengidentifikasi beberapa karakteristik yang menentukan efektivitas latihan meditasi

Yakni relevansi budaya, pemahaman konteks mengapa kamu berlatih kenikmatan, dan contoh atau frekuensi sesi latihan durasi, atau lamanya waktu latihan, serta kepatuhan terhadap instruksi latihan kompetensi,

Dalam sebuah studi tahun 2017, para peneliti menemukan bahwa peserta merespons dengan perhatian yang lebih besar terhadap peristiwa sehari-hari pada hari-hari mereka bermeditasi. Mereka juga menemukan bahwa bertahan dengan latihan dan berlatih untuk waktu yang lebih lama memiliki hasil yang positif.

Studi 2017 lainnya menemukan hubungan yang signifikan antara durasi latihan meditasi dan emosi positif.

Sebuah studi tahun 2018 terhadap meditator yang tidak berpengalaman menemukan bahwa 8 tetapi tidak 4 minggu dari meditasi harian 13 menit menurunkan suasana hati yang negatif, meningkatkan perhatian, meningkatkan memori, dan mengurangi kecemasan. Ini menyiratkan bahwa pengulangan itu penting.

Baca juga: Tips Jelajahi Dunia Networking, Cocok Untuk Profesional Muda (Bagian 1)

Berapa lama waktu terbaik untuk bermeditasi?

Penelitian di atas menyiratkan bahwa 13 menit meditasi per sesi sudah cukup untuk menuai manfaat. Namun, keteraturan mungkin sama pentingnya. Berlatih selama 13 menit sekali setiap beberapa bulan tidak akan menghasilkan banyak manfaat seperti berlatih setiap hari selama 5 menit.

Yang terpenting adalah kamu memilih jangka waktu yang:

  • realistis
  • praktis
  • dapat ditiru
  • menyenangkan

Sebuah studi tahun 2020 terhadap meditator pemula menemukan bahwa ketika peserta mengalami emosi positif selama paparan pertama mereka terhadap meditasi, frekuensi dan lamanya latihan mereka meningkat.

Dengan kata lain, kamu lebih cenderung untuk tetap berlatih jika kamu menikmati meditasi dan mengaitkannya dengan perasaan positif.

Ini mungkin tampak seperti tidak perlu dipikirkan, tetapi ada kesalahpahaman umum bahwa meditasi harus berat atau terlalu fokus agar bermanfaat. Yang benar adalah bahwa menemukan tepi antara ketidaknyamanan dan relaksasi adalah tempat keajaiban meditasi terjadi.

Jika kamu memaksakan diri untuk duduk tetapi yang dapat kamu pikirkan hanyalah apa yang akan kamu makan untuk makan siang hari, kamu mungkin telah melewati ambang ketidaknyamanan dan memasuki wilayah yang berat.

Jika ragu, ingatlah rumus ini: Nikmati X Frekuensi X Durasi = Latihan Meditasi Optimal.**(Feb)

Tinggalkan Balasan