Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, September 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Bezos, Branson, dan Musk, Siapa yang Bakal Juarai Pariwisata Luar Angkasa?

Bumi. (dok. IDNTimes)

Topcareer.id – Tiga pengusaha miliarder dunia yakni Jeff Bezos, Elon Musk, dan Richard Branson, masing-masing berlomba untuk mengantarkan era baru perjalanan ruang angkasa komersial.

Berikut ini perbandingan detail usaha yang mereka kembangkan untuk bersaing dalam perlombaan mereka membuka perjalanan ruang angkasa.

Tiket
Bezos, Branson, dan Musk telah menginvestasikan miliaran dolar dalam startup luar angkasa mereka.

Masing-masing berjanji untuk mengangkut pelanggan yang sanggup membayar tawaran perjalanan ke luar angkasa yang cukup besar dari mereka.

Virgin Galactic milik Branson dilaporkan sudah memiliki lebih dari 600 pemesanan tiket, dengan harga sekitar USD 250.000 per tiket.

Blue Origin milik Bezos berencana untuk membebankan biaya penumpang setidaknya USD 200.000 untuk perjalanan luar angkasanya.

SpaceX milik Musk telah membawa kru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dan perusahaan berencana untuk mengirim kru sipil ke orbit pada bulan September 2021.

Musk juga mengatakan SpaceX akan menerbangkan miliarder Jepang Yusaku Maezawa mengelilingi bulan dengan roket Starship pada tahun 2023.

Desain
Sistem SpaceShip Two Virgin Galactic milik Branson membuat roket dapat digunakan kembali setelah pemakaian.

Kombo roket dan kapsul New Shepard Blue Origin milik Bezos sistemnya akan menembak lepas ke ruang suborbital sebelum berpisah.

Bagian roket kembali ke landasan peluncuran, lalu kapsul bertekanan jatuh kembali ke bumi menggunakan parasut.

Sementara itu kapsul roket SpaceX Dragon Elon Musk berada di atas roket Falcon yang dapat digunakan kembali untuk mencapai luar angkasa.

Kru dan penumpang
Pesawat luar angkasa Virgin Galactic dapat menampung enam penumpang: dua awak dan empat penumpang.

Pesawat Blue Origin dapat membawa enam penumpang dan terbang secara mandiri (otomatis).

Kapsul roket SpaceX Dragon mampu membawa hingga tujuh orang penumpang.

Itenerary
Virgin Galactic menawarkan waktu penerbangan sekitar 90 menit dari lepas landas hingga mendarat, termasuk beberapa menit di gravitasi nol.

Penerbangan suborbital kapsul Blue Origin adalah sekitar 10 menit setelah pemisahan.

Mereka yang berada di dalam pesawat akan mengalami beberapa menit gravitasi nol dan melihat kelengkungan planet Bumi sebelum kembali.

Misi SpaceX direncanakan berlangsung tiga hingga empat hari dari peluncuran hingga kembali ke Bumi.

Baca juga: China akan Kirim Misi Berisiko Tinggi ke Luar Angkasa

Pendanaan
Virgin Galactic milik Branson didanai oleh publik. Harga per lembar sahamnya mencapai hampir USD 60 setelah persetujuan FAA pada Juni 2021.

Blue Origin dimiliki secara pribadi oleh Jeff Bezos yang juga pendiri Amazon.com.

Sebelumnya Bezos mengindikasikan dia akan menjual sekitar USD 1 miliar saham Amazon setiap tahun untuk mendanai usaha roketnya tersebut.

SpaceX juga dimiliki secara pribadi oleh Elon Musk dan telah mengumpulkan miliaran US dolar dalam putaran pendanaan berturut-turut.

Investor utamanya termasuk Alphabet dan Fidelity.

Musk mengatakan biaya yang dikenakan untuk penerbangan charter SpaceX akan digunakan untuk misi ke bulan dan akhirnya ke Mars.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan