Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, September 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Yuk, Urai Pikiran Ruwetmu dengan Brain Dumping

Overthinking. Dok/Pinkvilla

Topcareer.id – Situasi krisis akibat pandemi yang tak kunjung usai terkadang membuat otakmu kewalahan.

Pikiranmu penuh dengan rasa cemas, khawatir, stres, atau bahkan penuh dengan ide dan kamu tidak bisa fokus sama sekali.

Ini adalah kondisi yang membuat frustrasi dan bisa menyebabkan stres berat.

Lalu, bagaimana kamu memperbaiki pikiran ruwet di otak yang menyebabkanmu stres? Cobalah gunakan metode brain dumping.

Apa itu Brain Dumping?
Teknik ini jika dianalogikan sama seperti kamu membuang sampah yang memenuhi dapur rumah kamu.

Membuang sampah berisi hal-hal yang tidak penting dari otak bisa membantu menyegarkan dan meringankan kinerja otakmu.

Bedanya sampah kamu buang ke tempat sampah, sementara sampah pikiran dari otak kamu bisa buang dalam bentuk coretan pena di atas kertas.

Kamu bisa menumpahkan stres dan pikiran yang mengganggumu dan menuliskannya di atas kertas.

Tulis sebanyak mungkin uneg-unegmu yang membuat pikiran ruwet sampai otak kamu merasa lebih ringan dan kamu bisa lebih banyak menghirup oksigen.

Mengapa Brain Dumping itu baik untuk kesehatan otak?
Kamu mungkin berpikir ini terdengar konyol. Mencantumkan masalah dan kecemasan di atas kertas bukanlah masalah besar. Tapi, bagaimana itu bisa menyelesaikan sesuatu?

Alasan mengapa brain dump efektif adalah karena memungkinkanmu menangkap pikiran abstrak dan menuangkannya secara jelas.

Saat kamu stres dan memiliki banyak pikiran yang berputar-putar di kepala, kekhawatiran akan mengganggu.

Baca juga: 4 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Ubanan

Akhirnya, ketika kekhawatiran pertama yang mengganggu muncul lagi dan berulang, pikiranmu akan semakin ruwet. Kecuali kamu menekannya.

Nah, mencoba menangkap pikiran-pikiran untuk dibersihkan ini tanpa alat sama seperti mencoba menangkap asap dengan tangan. Tidak mungkin.

Tetapi jika kamu beralih ke kertas, kamu bisa menuliskannya seperti kamu sedang curhat dengan seorang yang dekat denganmu.

Apa yang Harus ditulis di Brain Dump
Oke, jadi begitulah brain dump bekerja. Tetapi bagaimana kamu tahu apa yang harus ditulis ketika kamu duduk dengan posisi siap ngetik?

Kamu bisa menulis to-do list spesifik yang ingin kamu lakukan, seperti: Menanam kembali tanaman yang layu. Latihan menulis, dll.

Namun, brain dump tidak harus berorientasi pada tugas. Kamu boleh menuliskan sesuatu yang ada di pikiran secara instan, seperti:

  • Perjalanan ke Bali
  • Berkemah dan mendaki
  • Menggambar
  • Politik
  • Email dari rekan kerja
  • Dan lain lain

Langkah selanjutnya
Ketika telah menulis brain dump, kamu memiliki beberapa pilihan untuk langkah selanjutnya.

Kamu bisa melihat daftar yang membuatmu stres kemudian menganalisanya dan membuat rencana untuk mengatasi masalah tersebut.

Sementara membuat rencana dan mengambil tindakan adalah langkah selanjutnya yang solid, itu bukan satu-satunya.

Kamu juga bisa tinggal meletakkan pena dan pergi. Terkadang, kamu tidak perlu melakukan sesuatu yang khusus.

Mungkin kamu merasa harus mengambil tindakan, namun ada saat-saat di mana kamu hanya perlu mengakui masalahmu kemudian mengurus diri sendiri.

Brain dumping adalah salah satu cara bagus untuk menjaga kesehatan mental. Ini adalah cara yang baik untuk mengurangi stres dan menjernihkan pikiran sehingga kamu bisa tidur dengan tenang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan