Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

WHO Minta Vaksin Booster COVID-19 Dihentikan Sementara

Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus

Topcareer.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan penghentian vaksin booster COVID-19 hingga setidaknya sampai akhir September 2021.

Hal ini disampaikan oleh ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (4/8), ketika kesenjangan antara vaksinasi di negara-negara kaya dan miskin semakin melebar.

Seruan untuk moratorium adalah pernyataan terkuat dari badan PBB pada saat negara-negara mempertimbangkan perlunya booster untuk memerangi varian Delta.

“Saya memahami kepedulian semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global, untuk menggunakan lebih banyak lagi,” tambah Tedros.

Negara-negara berpenghasilan tinggi memberikan sekitar 50 dosis untuk setiap 100 orang pada bulan Mei, dan jumlah itu meningkat dua kali lipat, menurut WHO.

Sementara itu negara berpenghasilan rendah hanya mampu memberikan 1,5 dosis untuk setiap 100 orang, karena kurangnya pasokan.

Baca juga: Vaksin Booster Sinovac Tingkatkan Respon Antibodi hingga 10 Kali Lipat

Untuk melawan penyebaran varian Delta, beberapa negara telah mulai menggunakan atau mulai mempertimbangkan kebutuhan dosis booster.

“Fakta bahwa kami memvaksinasi orang dewasa yang sehat dengan dosis booster vaksin COVID-19 adalah cara berpikir yang picik,” kata Elin Hoffmann Dahl, penasihat medis penyakit menular untuk kampanye akses Medecins Sans Frontieres.

“Dengan munculnya varian baru, jika kita terus membiarkan sebagian besar dunia tidak divaksinasi, kita pasti akan membutuhkan vaksin baru lagi di masa depan,” tutur Dahl.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan