Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

8 Pertanyaan Wawancara Kerja yang Muncul selama dan setelah Pandemi (Bagian 2)

Topcareer.id – Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan sehari-hari termasuk kehidupan profesional.

Kini wawancara kerja telah beradaptasi dengan kehidupan selama pandemi, dan hal ini menciptakan beberapa pertanyaan terbaru terkait situasi sekarang.

Selain pertanyaan wawancara umum, sekarang kamu harus siap menjawab pertanyaan wawancara kerja terkait pandemi COVID-19.

Tentunya kamu semua pasti sangat lelah memikirkan situasi dan kondisi pandemi sekarang. Tapi itu tidak berarti kamu menutup diri untuk tidak up to date.

Berikut ini delapan pertanyaan umum terkait pandemi COVID-19 yang mungkin ditanyakan oleh perekrut dalam wawancara kerja.

Bagian kedua dari artikel:

5) Bagaimana kamu mengatasi stres selama pandemi COVID-19?
Versi sebenarnya dari pertanyaan itu adalah, “Apa yang kamu lakukan ketika keadaan menjadi sulit?.”

Kamu mungkin bisa menjawabnya dengan:

Banyak hal menyibukkan di awal pandemi, terutama karena tiba-tiba harus bekerja dari rumah dan menavigasi pembelajaran jarak jauh.

Itu membuat saya sadar bahwa saya perlu melihat dengan baik dan seksama bagaimana saya mengatur waktu dan membuat daftar prioritas pekerjaan.

Saya membuat daftar semua yang harus saya selesaikan selama hari kerja dan membuat daftar tugas luar pekerjaan dengan terperinci.

Memiliki rencana dan gagasan yang jelas tentang apa prioritas saya pada hari tertentu membantu saya terhindar dari stres. Olahraga juga cukup membantu.

6) Bagaimana perasaan kamu jika suatu saat nanti harus kembali bekerja di kantor?
Ini sekarang menjadi pertanyaan umum. Pewawancara benar-benar mencoba mengukur apakah kamu akan terbuka untuk kembali ke kantor atau tidak setelah WFH begitu lama.

Bergantung pada jenis pengaturan kerja yang kamu inginkan (di kantor langsung, hybrid, atau jarak jauh).

Jika kamu lebih suka kembali ke kantor, kamu bisa mengatakan, “Saya sangat terbuka untuk kembali ke kantor setelah semuanya aman, saya ingin mendengar tentang rencana kembali ke kantor di perusahaan Anda.”

Namun, jika kamu mencari pekerjaan hybrid (WFH dan juga ke kantor), kamu bisa bertanya tentang kebijakan perusahaan tentang sistem kerja ini.

Kamu bisa bertanya seperti: Saya sangat menghargai bekerja di kantor langsung, tetapi saya menemukan bahwa saya paling produktif saat bekerja dari rumah. Idealnya, saya ingin menemukan peran yang memungkinkan saya menyeimbangkan pekerjaan tatap muka dan jarak jauh.

7) Bagaimana perasaan kamu tentang bekerja dari jarak jauh tanpa batas?
Arti sebenarnya dari pertanyaan ini adalah: Kamu tidak akan dapat bergabung untuk rapat dadakan atau happy hour tim. Apakah kamu baik-baik saja dengan itu?

Jika pewawancara menanyakan hal ini, itu bisa menjadi indikasi bahwa perusahaan sedang bergerak menuju pekerjaan jarak jauh permanen setidaknya untuk beberapa posisinya.

Jadi, ada baiknya menanyakan apa rencana jangka panjang mereka terutama jika kamu memiliki preferensi yang kuat tentang pekerjaan jarak jauh.

Baca juga: Ingin Sukses Wawancara Kerja? Tanyakan 5 Pertanyaan Ini kepada Perekrut

8) Apa satu hal baik yang bisa kamu dapatkan dari pandemi?
Manajer perekrutan ingin mencari orang-orang yang akan menjadi anggota tim yang hebat.

Mereka ingin tahu bahwa ketika segala sesuatunya berjalan miring, apakah kamu cukup tangguh untuk melewatinya dan cukup optimis untuk menemukan hikmahnya.

Sementara semangat pertanyaan ini bermaksud baik, sepertinya tidak semua orang bisa setuju bahwa itu pertanyaan yang bagus untuk ditanyakan.

Mungkin kamu bisa menceritakan pandemi membuatmu menyadari betapa kamu bisa menghargai waktu bersama keluarga. Atau kamu bisa bercerita tentang mengambil hobi baru yang menyenangkan.

Dan jika pertanyaan ini atau pertanyaan lainnya membuatmu bingung, ketahuilah bahwa tidak apa-apa untuk meluangkan waktu sejenak agar kamu bisa menghasilkan rangkaian pemikiran yang terorganisir untuk menjawabnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan