Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kenali Tanda-Tanda Kamu Alergi terhadap Kucing

Alergi kucing. Dok/Comfort Zone

Topcareer.id – Kamu mungkin tidak memelihara kucing, tapi kamu bisa saja memiliki alergi terhadap kucing. Alergi terhadap kucing mungkin tidak muncul selama beberapa hari jika tingkat sensitivitas atau alergenmu rendah.

Mengutip Healthline, tanda-tanda umum alergi kucing biasanya muncul segera setelah kamu bersentuhan dengan bulu kucing, air liur, atau urine. Lebih dari 90 persen orang dengan alergi kucing bereaksi berasal dari air liur dan kulit kucing.

“Ini ditemukan di tingkat yang lebih tinggi pada kucing jantan dan pindah ke bulu kucing selama perawatan,” tulis Healthline.

Alergen dapat menyebabkan pembengkakan dan gatal pada selaput di sekitar mata dan hidungmu, biasanya menyebabkan radang mata dan hidung tersumbat. Beberapa orang mungkin mengalami ruam di wajah, leher, atau dada bagian atas sebagai respons terhadap alergen.

Baca juga: 5 Efek Jus Apel Yang Kurang Baik Bagi Tubuh

Kelelahan sering terjadi pada alergi yang tidak diobati, seperti batuk terus menerus karena postnasal drip. Tetapi gejala seperti demam, kedinginan, mual, atau muntah harus dianggap terkait dengan penyakit daripada alergi.

“Jika kamu alergi kucing dan alergen kucing masuk ke paru-parumu, alergen tersebut dapat bergabung dengan antibodi dan menyebabkan gejala. Ini bisa termasuk kesulitan bernapas, batuk, dan mengi. Alergi kucing dapat menyebabkan serangan asma akut dan dapat menjadi pemicu asma kronis.”

Hingga 30 persen penderita asma dapat mengalami serangan parah setelah bersentuhan dengan kucing. Kamu harus berbicara dengan doktermu tentang rencana perawatan jika gejalamu menjadi mengganggu atau tidak nyaman.**(Feb)

Tinggalkan Balasan