Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, September 20, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Indonesia Siap Buka Pembatasan untuk Warga Negara Asing pada November 2021

Jakarta. Dok/Pixabay

Topcareer.id – Indonesia berencana mulai membuka perbatasannya untuk turis asing pada bulan November setelah 70% dari populasi targetnya menerima setidaknya satu suntikan vaksin, Menteri Kesehatan mengatakan hari Selasa (14/9).

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Budi Gunadi Sadikin mengatakan dia mengambil isyarat dari strategi yang diadopsi oleh Inggris.

“Jadi bagi kita konsentrasi pada dosis pertama. Kalau bisa vaksinasi 70% dari target 208 juta penduduk, kalau bisa mencapai 140-150 juta, 70% dengan dosis pertama, maka secara bertahap kita bisa mulai membuka kembali pembatasan,” kata Budi.

“Dan perhitungan saya adalah itu akan tercapai pada November tahun ini.”

Saat ini hanya warga negara asing yang memiliki visa diplomatik atau visa kerja, atau memenuhi syarat untuk pengecualian lainnya yang diizinkan masuk ke Indonesia.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembatasan perbatasan akan dilonggarkan lebih jauh setelah 70% dari populasi target telah menerima dua dosis vaksin COVID-19.

Sejauh ini Indonesia telah memvaksinasi sekitar 25% dari populasi targetnya.

Menurut Budi, tingkat vaksin perlu ditambah dua kali lipat menjadi 2 juta suntikan per hari dengan mengerahkan polisi dan tentara.

Baca juga: Irlandia akan Cabut Hampir Semua Pembatasan COVID-19 pada Oktober 2021

Indonesia telah mencatat lebih dari 4,1 juta kasus virus corona dan 139.000 kematian akibat COVID-19.

Pembatasan sosial telah diberlakukan sejak awal Juli, tetapi secara bertahap dilonggarkan untuk memungkinkan mal, restoran, bioskop, dan pabrik beroperasi pada kapasitas terbatas dan bersyarat.

Program inokulasi di Indonesia terkendala oleh masalah distribusi dan logistik dan keraguan vaksin dari masyarakat.

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, memiliki jumlah orang tertinggi keenam di dunia yang menerima dosis vaksin pertama setelah China, Amerika Serikat, India, Brazil, dan Jepang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan