Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Tak Lakukan Pengetatan Pembatasan, Singapura Fokus Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Singapura. Dok/Ft.com

Topcareer.id – Singapura telah menahan diri dari memperketat langkah-langkah pembatasan bahkan ketika varian delta yang sangat menular telah mendorong kasus COVID-19 naik tajam.

Negara kota itu sementara ini beralih ke strategi jangka panjangnya untuk hidup berdampingan dengan virus corona.

“Peningkatan infeksi harian yang cepat dan eksponensial yang kita alami sekarang ini adalah apa yang harus dilalui oleh setiap negara yang ingin hidup berdampingan dengan COVID-19,” kata Menteri Kesehatan Ong Ye Kung pada konferensi pers hari Jumat (10/9).

Singapura memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi secara global, dengan 81% dari populasi divaksinasi penuh.

Saat ini, jumlah kasus di Singapura bisa segera mencapai 1.000 per hari, kata Ong Ye Kung. Tetapi jumlah kasus serius tetap rendah.

Namun, Singapura ingin membatasi jumlah kematian akibat COVID-19 dan menghindari rumah sakit penuh. Karena itu, pemerintah tidak membuka ekonomi lebih jauh untuk saat ini.

Baca juga: Wow! 80% Warga di Singapura Sudah Divaksinasi Covid-19, Tertinggi di Dunia

Pemerintah Singapura telah memperketat dan melonggarkan tindakan beberapa kali sejak Mei, namun mulai melonggarkannya bulan lalu.

Orang dan kelompok yang lebih besar bisa untuk berkumpul kembali dan makan di restoran.

Pemerintah Singapura mengatakan akan mengizinkan lebih banyak orang yang terinfeksi dan sudah divaksinasi lengkap untuk pulih di rumah, asalkan mereka memenuhi kriteria tertentu.

Singapura juga akan mengurangi masa karantina bagi orang yang terpapar virus corona secara lokal, mengingat masa inkubasi delta cukup pendek.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan