Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Bukan Cuma Pintar, Ini Ciri-ciri CPNS yang Dilirik Pemerintah

Topcareer.id – Saat ini pemerintah tengah membuka kesempatan bagi rekrutmen, untuk masyarakat yang tertarik menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Setiap tahunnya, seleksi CPNS ini diikuti oleh ribuan hingga jutaan orang, baik fresh graduate maupun mereka yang telah berpengalaman.

Karena biasanya, jumlah pelamar lebih besar dibandingkan formasi yang disediakan, para peserta pun biasanya melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan seleksi. Mulai dari mempelajari dari berbagai buku hingga mengikuti les-les yang diadakan berbagai lembaga untuk menunjang pengetahuan dalam penerimaan CPNS ini.

Hal ini tidak lepas dari soal-soal yang akan muncul dari tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompentensi bidang (SKB).

Namun menurut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), kepintaran saja tidak cukup sebagai seorang yang bekerja untuk negara.

“Yang kami butuhkan adalah pegawai yang tidak hanya pintar, tapi juga berintegritas, akuntabilitas, dan punya komitmen tinggi terhadap organisasi,” ujar Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih di Kantor Regional BKN XII Pekanbaru, Sabtu (18/09/2021).

Baca Juga: Penting! Begini Cara Agar Wajah Kamu Terdeteksi Face Recognition di Seleksi CPNS 2021

Sri menilai, generasi saat ini memang bisa dibilang pintar dalam sejumlah bidang. Namun, kepintaran akademis saja tidak bisa menjadi tolok ukur manakala perilakunya tidak sesuai norma.

“Tak hanya itu, kami juga membutuhkan individu yang memiliki target kerja sebagai pegawai negeri sipil. Hal ini nantinya akan terlihat pada skor tes karakteristik pribadi dan tes wawasan kebangsaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sri mengatakan tes karakteristik pribadi atau TKP ini bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan implementasinya. Hal yang dinilai adalah keramahan dengan tujuan untuk pelayanan publik. Peserta juga dinilai dalam kemampuannya memperluas jaringan kerja. Selain itu, soal-soal dalam TKP juga dapat menilai sosial budaya, penerapan teknologi informasi, serta profesionalisme.

Sedangkan tes wawasan kebangsaan atau TWK digunakan untuk mengukur pengetahuan tentang nasionalisme dan integritas.

“Peserta juga dinilai dari sisi bela negara, dan pengetahuannya mengenai pilar negara. Tujuannya adalah mewujudkan kepentingan nasional, ketangguhan, peran aktif dalam bela negara, serta pemahaman tentang nilai Pancasila, UUD 1945, hingga Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan