Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Bos Moderna Sebut Pandemi akan Berakhir Setahun ke Depan

Topcareer.id Kepala Eksekutif Moderna Inc Stéphane Bancel mengatakan pandemi virus corona bisa berakhir dalam setahun ke depan akibat peningkatan produksi vaksin yang memastikan pasokan global aman, katanya kepada surat kabar Swiss Neue Zuercher Zeitung.

“Jika Anda melihat perluasan kapasitas produksi di seluruh industri selama enam bulan terakhir, dosis yang cukup harus tersedia pada pertengahan tahun depan sehingga semua orang di bumi ini dapat divaksinasi. Booster juga harus dimungkinkan sejauh yang diperlukan,” katanya dalam sebuah wawancara.

“Vaksinasi akan segera tersedia bahkan untuk bayi,” Bancel menambahkan.

Menurut Bancel, orang yang tidak divaksinasi akan mengimunisasi diri mereka sendiri secara alami. Dengan cara ini pandemi akan berakhir dalam situasi yang mirip dengan flu.

Namun Bancel menyarankan orang tetap divaksinasi agar bisa menjalani musim dingin dengan aman. Jika tidak, mereka akan berisiko lebih sakit dan bahkan mungkin berakhir di rumah sakit.

Ditanya apakah kehidupan bisa kembali normal pada paruh kedua tahun 2022, dia berkata: “Mulai hari ini, dalam setahun, saya berasumsi.”

Bancel mengatakan dia mengharapkan pemerintah untuk menyetujui suntikan booster untuk orang yang sudah divaksinasi.

Karena pasien berisiko yang divaksinasi musim gugur lalu “tidak diragukan lagi” bahwa mereka membutuhkan penyegaran.

Suntikan booster memiliki setengah dosis dari dosis aslinya, yang berarti lebih banyak stok akan tersedia.

Baca juga: Moderna Kerjakan Kombinasi Vaksin Booster COVID-19 dengan Suntikan Flu

“Volume vaksin adalah faktor pembatas terbesar. Dengan setengah dosis, kita akan memiliki 3 miliar dosis yang tersedia di seluruh dunia untuk tahun mendatang, bukan hanya 2 miliar,” katanya.

Komposisi booster shot tetap sama dengan aslinya untuk tahun ini karena Moderna belum sempat mengubahnya.

“Kami saat ini sedang menguji varian yang dioptimalkan Delta dalam uji klinis. Mereka akan menjadi dasar untuk vaksinasi booster untuk tahun 2022. Kami juga mencoba Delta plus Beta, mutasi berikutnya yang diyakini para ilmuwan kemungkinan besar terjadi.” Tutur Bancel.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan