Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Mantap! Karyawan Perusahaan Ini Bakal Dapat Bonus Sekitar Rp 14,2 Juta

Apple merilis update iOS 15.4 di mana fiturnya termasuk kemampuan membuka kunci iPhone meski pengguna sedang menggunakan masker.Foto ilustrasi

Topcareer.id – Apple Inc. akan memberi bonus satu kali bulan depan kepada karyawan toko sebesar USD1.000 atau sekitar Rp 14,2 juta. Ini sebuah langkah langka untuk mengembalikan operasi ritelnya setelah penutupan pandemi.

Pembuat iPhone akan memberikan USD1.000 kepada staf ritel yang dipekerjakan sebelum 31 Maret, sementara siapapun yang bergabung setelah tanggal tersebut akan menerima USD500, mengutip Bloomberg.

Pekerja baru untuk musim belanja liburan akan mendapatkan USD200. Pembayaran juga akan diberikan kepada AppleCare dan pekerja penjualan online.

Tapi, dalam memo terpisah, Chief Executive Officer Tim Cook mengkritik kebocoran kepada pers. Detail penting dari acara peluncuran produk Apple baru-baru ini dilaporkan sebelumnya, bersama dengan informasi dari pertemuan seluruh perusahaan yang diadakan minggu lalu.

Cook mengatakan dia telah mendengar dari banyak karyawan yang “sangat frustrasi melihat isi rapat bocor ke wartawan,” menurut memo itu, yang diperoleh Bloomberg News.

“Ini terjadi setelah peluncuran produk di mana sebagian besar detail pengumuman kami juga bocor ke pers.”

Baca juga: Facebook Habiskan Rp 185,2 Triliun Untuk Tingkatkan Keamanan Pengguna

Memo tersebut memicu kekhawatiran baru dari beberapa karyawan yang merasa bahwa kebijakan Apple terlalu membatasi.

Ini juga merupakan gangguan potensial pada saat perusahaan fokus pada peluncuran iPhone baru dan perangkat lain. Praorder dimulai untuk iPhone 13 minggu lalu, dan sampai di toko pada hari Jumat.

Acara peluncuran 14 September, yang juga mencakup Apple Watch Series 7 baru dan iPad mini yang didesain ulang, memulai blitz musim liburan perusahaan. Natal ini akan memberikan ujian utama bagi operasi ritel Apple saat perusahaan menavigasi memudarnya pandemi.

Bonus akan menjadi keuntungan yang tidak biasa karena Apple jarang memberikan pembayaran di seluruh perusahaan. Yang besar terakhir adalah unit saham terbatas senilai USD2.500 pada tahun 2018.

Bonus itu mengikuti perubahan pajak yang memungkinkan Apple untuk membawa kembali uang tunai dari rekening luar negeri dengan biaya lebih rendah. Bonus baru akan dikeluarkan melalui uang tunai di cek gaji, bukan sebagai unit saham.**(Feb)

Tinggalkan Balasan