Topcareer.id – Sakit tenggorokan mengacu pada rasa tidak nyaman seperti, gatal, serak, atau iritasi pada tenggorokan.
Rasa mengganggu di tenggorokan seperti disebut di atas adalah gejala utama sakit tenggorokan.
Ini mungkin menjadi lebih buruk rasanya ketika kamu menelan makanan atau minuman, bahkan bisa mungkin mengalami kesulitan menelan.
Sakit tenggorokan ringan biasanya tidak cukup serius untuk dibawa ke dokter. Untungnya, kamu bisa menggunakan pengobatan rumahan untuk meredakan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Berikut ini obat-obatan rumahan yang bisa kamu coba untuk meredakan gangguan sakit tenggorokan.
Lanjutan dari bagian pertama artikel:
7) Akar Marshmallow
Marshmallow merupakan tanaman asli Afrika yang telah digunakan selama berabad-abad sebagai pengobatan herbal.
Akar marshmallow mengandung zat seperti lendir yang bisa melapisi dan menenangkan sakit tenggorokan.
Cukup tambahkan beberapa akar marshmallow kering ke secangkir air mendidih untuk membuat teh.
Minum dua hingga tiga kali sehari dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.
8) Akar licorice
Akar licorice telah lama digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan. Penelitian terbaru menunjukkan itu efektif bila dicampur dengan air untuk berkumur.
Namun, wanita hamil dan menyusui harus menghindari obat ini.
9) Slippery elm
Seperti akar marshmallow, slippery elm memiliki zat seperti lendir di dalamnya. Ketika dicampur dengan air, akan membentuk gel licin yang melapisi dan menenangkan tenggorokan.
Untuk menggunakannya, tuangkan air mendidih di atas bubuk kulit kayu elm, aduk, dan minum.
Slippery elm adalah obat tradisional untuk sakit tenggorokan, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan.
Menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional AS, ini dapat menurunkan penyerapan obat lain yang kamu minum.
Baca juga: Manfaat Hebat Nanas, Pereda Rasa Sakit hingga Mempercepat Pemulihan
10) Cuka sari apel
Cuka sari apel memiliki banyak kegunaan antibakteri alami. Sejumlah penelitian menunjukkan efek antimikrobanya dalam memerangi infeksi.
Karena sifatnya yang asam, dapat digunakan untuk membantu memecah lendir di tenggorokan dan menghentikan penyebaran bakteri.
Jika kamu merasakan sakit tenggorokan, cobalah encerkan 1 hingga 2 sendok makan cuka sari apel dalam satu cangkir air dan berkumurlah.
Kemudian teguk sedikit campuran tersebut, dan ulangi seluruh proses satu hingga dua kali per jam. Pastikan untuk minum banyak air di antara sesi berkumur.
11) Bawang Putih
Bawang putih juga memiliki sifat antibakteri alami. Ini mengandung allicin, senyawa organosulfer yang dikenal karena kemampuannya melawan infeksi.
Nenek kamu mungkin pernah menyuruhmu mengisap satu siung bawang putih untuk meredakan sakit tenggorokan.
Namun setelah memakannya, sebaiknya kamu segera menyikat gigi untuk melindungi gigi dari enzim dan menyegarkan napas.
Studi telah menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen bawang putih secara teratur dapat membantu mencegah virus flu biasa.
Menambahkan bawang putih segar ke dalam makanan juga merupakan cara untuk mendapatkan sifat antimikrobanya.
12) Cabai rawit
Sering digunakan sebagai pereda nyeri, cabai rawit mengandung capsaicin, senyawa alami yang dikenal untuk memblokir reseptor rasa sakit.
Meski tidak terbukti secara ilmiah, mengonsumsi cabai rawit yang dicampur dengan air hangat dan madu dapat membantu meredakan nyeri tenggorokan.
Ingatlah bahwa sensasi terbakar awal sering terjadi. Mulailah dengan hanya beberapa iris kecil cabai rawit, karena jika kebanyakan bisa sangat panas.**(Feb)