Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga di Sore Hingga Malam Hari?

Topcareer.id – Waktu olahraga jadi hal penting jika ingin memaksimalkan manfaat olahraga itu sendiri. Untuk membakar kalori, olahraga pagi hari jadi yang terbaik. Tapi, sesi malam atau sore menjadi kuci untuk mendapat tidur nyenyak atau malah berakhir tidak tidur.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Concordia University, dan diterbitkan dalam Sleep Medicine Review, menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang intens yang dilakukan dua jam sebelum tidur dapat meningkatkan durasi tidur dan mencegah terjaganya orang yang tidak banyak bergerak dan orang yang tidur di malam hari.

“Secara keseluruhan, analisis kami menunjukkan bahwa ketika olahraga berakhir dua jam sebelum tidur, ada manfaat tidur, termasuk peningkatan onset tidur dan peningkatan durasi tidur,” tulis para penulis.

“Di sisi lain, ketika olahraga berakhir kurang dari dua jam sebelum tidur, tidur berdampak negatif. Butuh waktu lebih lama bagi peserta untuk tertidur dan durasi tidur berkurang.”

Tidak ada resep satu ukuran untuk semua

Semua hasil yang diindeks di atas selanjutnya dipengaruhi oleh intensitas dan jenis latihan, serta kebugaran subjek dan waktu di mana mereka paling produktif. Faktor-faktor di atas juga mempengaruhi berbagai aspek tidur.

Misalnya, latihan intensitas tinggi yang dilakukan di sore hari (antara pukul 18:00 dan 21:00) meningkatkan onset tidur dan meningkatkan durasi tidur secara khusus untuk semua peserta yang terlibat sampai tingkat tertentu.

Baca juga: Berjalan Kaki Di Waktu-Waktu Ini Bisa Raih Banyak Manfaat

Tidur REM

Namun, latihan intensitas tinggi juga ditemukan untuk mengurangi tahap tidur rapid-eye-movement (REM), yang merupakan tahap yang terkait dengan mimpi, gerakan tubuh, denyut nadi dan pernapasan yang lebih cepat, terlepas dari kapan itu dilakukan.

“Studi menunjukkan bahwa penurunan tidur REM dapat berdampak negatif pada tugas kognitif jika informasinya kompleks dan merangsang secara emosional tetapi tidak jika informasinya mudah atau netral,” Emmanuel Frimpong, rekan postdoctoral di Sleep, Cognition and Neuroimaging Lab dan pemimpin studi tersebut, dijelaskan dalam rilis media.

Peserta yang tidak banyak bergerak menikmati manfaat tidur yang paling menonjol dari olahraga sore hari, meskipun bersepeda ditentukan sebagai jenis latihan yang paling efektif untuk semua pihak yang terlibat.

“Berdasarkan tinjauan kami, untuk orang dewasa yang sehat, muda dan setengah baya tanpa riwayat gangguan tidur, olahraga malam sebaiknya dilakukan pada sore hari jika memungkinkan,” lanjut Frimpong.

“Individu juga harus menjaga jadwal olahraga yang konsisten, karena berolahraga pada waktu yang berbeda di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur,” kata Frimpong.

Individu juga harus mempertimbangkan apakah mereka orang pagi atau orang malam. Olahraga berintensitas tinggi yang dilakukan di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur bagi orang-orang tipe pagi.**(Feb)

Tinggalkan Balasan