Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Epidemiolog Ini Sebut Antigen atau PCR Tak Efektif untuk Syarat Perjalanan

Tes Covid-19, rapid test antigen.Ilustrasi test COVID-19.

Topcareer.id – Untuk memantau penyebaran Covid-19 di Indonesia, pemerintah memutuskan untuk memberlakukan persyaratan wajib tes Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) maupun hasil rapid test antigen untuk beberapa penumpang yang akan menggunakan transportasi umum.

Namun, Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengungkapkan ketidaksetujuannya akan penggunaan antigen atau PCR untuk syarat perjalanan dengan moda transportasi apapun.

Menurutnya, penggunaan antigen atau PCR ini dinilai tidak efektif jika hanya digunakan pemeriksaan satu kali tanpa indikasi apapun misalnya indikasi kontak erat.

“Jadi, bagi saya itu langkah sia-sia dan selama ini satgas tidak pernah juga melakukan evaluasi atau studi untuk membuktikan bahwa penggunaan antigen/PCR itu efektif mencegah penularan lintas daerah,” ujarnya seperti dikutip dari ugm.ac.id pada Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Daftar Karier Baru Yang Bisa Dicoba Di Usia 40

Bahkan Bayu mengatakan tidak ada negara lain yang menggunakan persyaratan semacam ini untuk perjalanan domestik di dalam negeri. Sebab meskipun hasil PCR/antigen negatif, tidak bisa menjamin seseorang tersebut tidak sedang terinfeksi. Terlebih lagi pemeriksaannya hanya dilakukan sekali tanpa indikasi dinilai lemah efektifitasnya.

Untuk itu, lanjut Bayu, sebagai solusinya pemerintah perlu mempertimbangkan kembali aturan tersebut dengan mencabut aturan menggunakan PCR/antigen dan melakukan evaluasi terhadap efektifitasnya.

“Yang lebih penting adalah vaksin dan memakai masker serta sirkulasi udara yang baik. Jadi, tidak perlu dengan PCR. Belum lagi nanti ada permainan surat antigen atau PCR palsu yang hanya akan menguntungkan finansial para pembuat suratnya. Sekali lagi paling penting di perjalanan domestik itu masker, vaksin dan sirkulasi udara yang baik serta bisa jaga jarak,” pungkasnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan