Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juli 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Ini Update soal Rencana Pemakaian Pil Antivirus COVID-19 di Indonesia

Menkes sebut bukan tidak mungkin Indonesia bisa sepenuhnya bebas masker.Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Humas Setkab)

Topcareer.id – Indonesia sedang “menyelesaikan” kesepakatan dengan Merck & Co perihal pengadaan pil antivirus eksperimentalnya bernama molnupiravir untuk mengobati penyakit COVID-19, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (25/10).

Hasil dari uji klinis besar bulan ini menunjukkan bahwa pil yang dibuat dengan Ridgeback Biotherapeutics itu mampu mengurangi rawat inap dan kematian hingga 50%.

Merck saat ini sedang meminta izin penggunaan darurat dari Amerika Serikat yang pengajuannya awal bulan ini.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan pada konferensi pers bahwa kesepakatan tersebut sedang diselesaikan sehingga pengiriman pertama molnupiravir dapat dilakukan pada akhir tahun setelah kunjungannya ke perusahaan tersebut di AS.

Baca juga: Negara-negara Miskin Ditakutkan Tak Kebagian Pil COVID-19

Budi ingin memiliki stok yang cukup untuk menahan potensi gelombang COVID-19 berikutnya.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia dan Merck sedang dalam pembicaraan untuk membangun pabrik produksi di Indonesia.

Namun Menkes tidak menyebutkan berapa banyak pil yang dibeli. Merck juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Merck telah menandatangani kesepakatan pasokan obat dengan Malaysia, Singapura, serta Inggris.

Pemerintah mengatakan sedang mengantisipasi lonjakan infeksi potensial yang akan dibawa akibat liburan Natal mendatang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan