Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juli 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

KAI Sebut Terdapat 243 Titik Jalur Kereta yang Rawan Bencana

Menhub minta penumpang KA perhatikan jadwal kereta.

Topcareer.id – Menghadapi curah hujan yang semakin meningkat, PT Kereta Api Indonesia semakin meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan berbagai langah ansipatif untuk meminimalisasi gangguan. Salah satunya dengan memantau titik-titik rawan bencana.

“Memasuki musim hujan ini, kami berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam siaran persnya, dikutip Rabu (10/11/2021).

Joni Martinus mengatakan, petugas khusus yang memantau titik rawan bencana akan secara bergantian bersiaga selama 24 jam. Para petugas juga dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut.

KAI memetakan, pada 2021 terdapat 243 titik rawan dengan rincian 92 titik rawan banjir, 85 titik rawan longsor, dan 66 titik rawan amblas yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Jumlah titik rawan ini berkurang 30% jika dibanding dengan pada tahun 2020 yaitu sebanyak 345 titik rawan.

Berbagai perbaikan yang sudah KAI lakukan di antaranya melalui normalisasi drainase dan pembuatan talut penahan konstruksi jalur KA, sehingga jumlah lokasi rawan tersebut dapat berkurang.

Baca juga: Mau Cari Baju Kece Buat Ngantor Tapi Murah? Beli Di Tanggal Ini Aja

Selain menyiagakan petugas khusus, KAI juga telah menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan. AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya.

Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

Menghadapi musim hujan ini pula, KAI melakukan pensterilan jalur dari pepohonan. Hingga Oktober 2021 KAI telah melakukan pemotongan pohon sebanyak 7.876 pohon untuk menghindari terjadinya pohon tumbang di jalur rel yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

“Pengecekan jalur secara langsung juga rutin kami lakukan baik dengan jalan kaki maupun menggunakan lori dressin, bahkan para kepala daerah operasi terjun ke lapangan untuk dapat melakukan perbaikan dengan segera jika menemukan masalah,” kata Joni.

Tinggalkan Balasan