Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, November 29, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19Tren

Masuk Posisi Level 1, Pengendalian Covid-19 RI Setara Jepang dan China

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)

Topcareer.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan bahwa keberhasilan Indonesia secara cepat menurunkan dan mengendalikan kasus covid-19 sehingga menjadikan posisi level 1, menyebabkan pemulihan ekonomi berjalan cepat.

“Keberhasilan kita secara cepat menurunkan kasus dan mengendalikannya pada tingkat yang rendah, menyebabkan pemulihan ekonomi berjalan cepat. Perlu diketahui, di kawasan ini level 1 saat ini hanya India, China, Jepang, Indonesia, Thailand, lain itu level 2 dan seterusnya,” kata Menko Luhut dikutip dari siaran pers, Kamis (25/11/2021).

“Jadi negara kita ini negara besar dan telah diapresiasi banyak negara bahwa Indonesia mampu memanage Covid-19 dengan bagus,” tambah Menko Marves.

Namun, kendati telah berada pada level I, dia meminta masyarakat tidak lengah. Karena, kata dia, apa saja bisa terjadi jika kita tidak disiplin. Kata kuncinya, menurut Luhut, harus mematuhi arahan-arahan pemerintah.

Menko Luhut memaparkan, terkendalinya kasus Covid-19 dan pembukaan ekonomi yang dilakukan secara bertahap mampu menahan perlambatan ekonomi pada triwulan III lalu.

Meski melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan II sebesar 7,1 persen, tetapi realisasi triwulan III sebesar 3,5 persen lebih tinggi dari perkiraan awal sebelum PPKM diterapkan.

Baca juga: Level PPKM Bakal Ditentukan Oleh Jumlah Vaksinasi Di Masing-Masing Daerah

Penurunan yang terjadi pada konsumsi rumah tangga, Investasi, dan Industri Pengolahan juga lebih rendah dibandingkan dengan periode PSB. Indikator tersebut, menurut Menko Luhut menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia beradaptasi menghadapi Pandemi Covid-19.

“Keberhasilan kita menurunkan kasus Covid-19 dengan cepat, mampu mendorong pemulihan ekonomi yang cepat. Indeks Keyakinan konsumen dari Bank Indonesia yang sempat turun ke tingkat pesimis karena penerapan PPKM, telah kembali pada tingkat optimis hanya dalam waktu tiga bulan,” urainya.

Saat ini Indeks Keyakinan Konsumen Oktober 2021 berada pada tingkat tertinggi di masa pandemi, yakni mencapai 113,4 dengan skala nilai optimis lebih dari 100.

Dengan demikian, keyakinan konsumen yang meningkat mendorong masyarakat kembali melakukan aktivitas ekonomi. Data mobilitas yang dipantau oleh Google menunjukkan mobilitas masyarakat telah berada di atas kondisi pra-pandemi, didorong oleh aktivitas retail and rekreasi.

Pemulihan yang cepat juga terjadi pada aktivitas industri manufaktur. Berdasarkan Indikator PMI manufaktur Indonesia, terlihat sektor industri mengalami ekspansi tertinggi pada Oktober 2021 dan merupakan salah satu yang terbaik di negara ASEAN.

“Dan kita perlu catat sekarang sudah sekitar 126 hari dan covid betul-betul terkendali. Namun ini belum selesai. Kita harus hati-hati dan disiplin untuk terus mempertahankan posisi sekarang ini ke depan khusus lagi dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru),” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Luhut menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi yang cepat di berbagai sektor akan tertangkap sepenuhnya pada triwulan IV 2021. Dirinya yakin bahwa ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas 5 persen pada triwulan IV nanti.

Tinggalkan Balasan