Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Januari 18, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Pernah Dipecat? Begini Cara Menjelaskannya di Resume Kamu

ILustrasi. (dok. CareerAddict)

Topcareer.id – Dipecat dari pekerjaan bisa menjadi pengalaman yang memalukan yang juga bisa membuat perusahaan memiliki pandangan negatif terhadap kamu di masa depan.

Bagaimana kamu mengatasi situasi pada lamaran kerja dapat membuat perbedaan antara dipanggil untuk wawancara atau lamaran kamu dibuang.

Dengan menulis tentang pemutusan hubungan kerja kamu secara bijaksana, kamu masih memiliki peluang yang lebih baik untuk pencalonanmu di perusahaan baru.

Berikut ini beberapa langkah yang perlu kamu lakukan untuk melamar kerja setelah dipecat.

Kontak HRD
Sebelum mengisi lamaran pekerjaan apa pun, hubungi departemen HRD dari perusahaan yang memecat kamu untuk menentukan apa yang ada dalam catatan pekerjaanmu.

Ini akan membantumu mengetahui apa yang diharapkan ketika perusahaan menghubungi mantan perusahaan kamu untuk mendapatkan referensi.

Jangan lupa hubungi supervisor mana pun di perusahaan yang memiliki hubungan baik denganmu untuk mengetahui apakah mereka bersedia menulis surat rekomendasi atas nama kamu.

Berikan tanggal yang akurat
Beberapa lamaran pekerjaan mungkin hanya meminta kamu untuk memberikan tanggal kerja tanpa menanyakan alasan kenapa keluar.

Pastikan untuk memberikan tanggal yang akurat. Jangan mencoba memalsukan tanggal untuk menutupi kesenjangan dalam riwayat pekerjaanmu.

Calon perusahaan baru bagaimanapun akan menemukan fakta tentang kamu ketika melakukan pemeriksaan latar belakang.

Hal ini tentu bisa meningkatkan kemungkinan kamu mengalami diskualifikasi.

Pastikan juga bahwa tanggal kerja yang kamu masukkan pada aplikasi cocok dengan yang ada di resume tertulis kamu.

Baca juga: Karyawan dengan Sifat ini Harus Dipecat!

Jangan rumit
Jika lamaran mengharuskan kamu memberikan alasan untuk keluar dari pekerjaan lama, jangan mencoba memberikan penjelasan rumit yang panjang dan bertele-tele.

Cukup tulis “pekerjaan berakhir” atau “mencari yang lebih cocok” tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dengan begini kamu akan memiliki kesempatan untuk menawarkan penjelasan yang lebih rinci tentang pemutusan hubungan kerja kamu saat proses wawancara.

Hindari pernyataan negatif
Jika kamu dipecat dari pekerjaan, kamu mungkin tergoda untuk menyalahkan keadaan buruk pada atasan lama kamu.

Namun, menulis sesuatu yang negatif pada lamaran pekerjaan tentang atasan atau perusahaan kamu sebelumnya akan menciptakan kesan yang tidak menyenangkan.

Hal ini bisa membuat calon perusahaan dapat dengan cepat menghentikan pencalonan kamu.

Hindari menulis pernyataan negatif seperti “bos itu brengsek” atau “perusahaan sangat tidak berjalan dengan benar,” tidak peduli seberapa benar hal itu, jangan pernah tuliskan hal semacam itu dalam resume kamu.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan