Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 8, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Larangan Merokok Di New Zealand Picu Pertumbuhan Vaping Bagi Kaum Muda

Topcareer.id – Lonjakan minat terhadap vaping di kalangan anak muda di New Zealand bisa menggagalkan tindakan keras pemerintah terhadap industri tembakau yang tujuannya untuk membuat orang berhenti merokok, Jumat (10/12).

New Zealand tengah berencana untuk melarang kaum muda membeli rokok seumur hidup mereka dalam salah satu tindakan keras terberat di dunia terhadap industri tembakau.

Peraturan baru tersebut bagaimanapun juga tidak mencakup perihal vaping yang dikatakan lebih ramah terhadap kesehatan daripada merokok dan bisa membantu orang untuk berhenti merokok.

“Sungguh luar biasa memiliki generasi yang bebas asap rokok tetapi ada beberapa kekhawatiran seputar pesan penggunaan vaping untuk berhenti merokok, dan vaping memang kurang berbahaya atau bahkan tanpa bahaya daripada rokok,” kata Letitia Harding, kepala eksekutif Yayasan Asma dan Pernapasan (ARFNZ).

Vaping melibatkan pemanasan cairan yang mengandung nikotin dan mengubahnya menjadi uap yang dihirup pengguna.

Dampak kesehatan jangka panjangnya sebagian besar hingga kini tidak ditemui.

Baca juga: New Zealand Bakal Melarang Penjualan Rokok untuk Anak Muda

Sebuah survei di New Zealand terhadap 19.000 siswa sekolah menengah November lalu menunjukkan bahwa lebih dari seperempatnya secara teratur menggunakan vape.

Temuan menunjukkan peningkatan yang nyata dalam vaping selama dua tahun terakhir.

“Pada akhirnya, tembakau adalah salah satu zat paling mematikan yang dapat dikonsumsi orang dan vape tidak memiliki bahaya yang terkait dengannya, dan itulah sebabnya kami mengambil pendekatan yang proporsional dengan risiko untuk pilihan ini,” kata Associate Health Minister Ayesha Verrall.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan