Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
ProfesionalTren

Kerja Remote Hingga Interview Via Metaverse, Ini 6 Tren Kerja di 2022 (Bagian 2)

Work. Dok/Financebuzz.com

Topcareer.id – Hampir di tiap akhir tahun, prediksi atas setiap hal bermunculan untuk menebak seperti apa tren di tahun berikutnya. Begitu pula dengan tren tempat kerja yang akan dihadapi pada 2022. Akan seperti apa tren kerja 2022, apalagi pandemic masih sulit diprediksi.

Dalam laman Forbes, Jack Kelly, seorang perekrut eksekutif yang juga CEO, menjabarkan beberapa perubahan yang 30-65 persen kemungkinan akan terjadi di tempat kerja. Berikut prediksinya.

4. Normalisasi switching pekerjaan

Dulu mungkin “kutu loncat” dianggap berkinerja buruk dan sering mecoba pergi sebelum mereka dipecat atau bisa dikatakan sebagai pekerja yang tidak setia. Namun, sekarang kita berada di era yang sangat berbeda.

“Dengan The Great Resignation, perusahaan menyadari bahwa orang tidak akan tinggal terlalu lama. Silicon Valley menyumbang perubahan paling cepat dalam teknologi, perangkat lunak, dan gaya bisnis. Ini telah menjadi pencipta kekayaan yang sangat besar. Juga, ia memiliki tingkat turnover karyawan tertinggi,” kata Kelly.

Karyawan ingin belajar sebanyak mungkin di pekerjaan mereka dan membangun jaringan dengan orang-orang yang berinteraksi dengan mereka dan mengenal perusahaan. Berbekal pengetahuan baru dan koneksi yang kuat, orang tersebut merasa bebas untuk pindah ke kesempatan lain.

5. Peran perekrut akan secara proaktif berubah

Rekrutmen akan berubah seiring waktu. Praktik standar perekrutan adalah menunggu lowongan dan kemudian merekrut untuk mengisinya. Alih-alih duduk-duduk dan menunggu, perusahaan yang ingin tetap kompetitif perlu mencari dan terlibat dengan bakat secara terus-menerus untuk mempercepat perekrutan mereka. Ini bisa mengubah cara kerja perekrut.

Baca juga: 8 Kebiasaan Nyentrik Orang Jenius Yang Bikin Mereka Semakin Pintar

“Mereka harus strategis dan menawarkan jangkauan personal yang terus-menerus kepada kandidat potensial. Profesional akuisisi bakat korporat internal harus tetap berhubungan dekat, memelihara hubungan dengan calon pelamar masa depan, dan membangun saluran yang solid, sehingga perusahaan mereka tidak akan kesulitan ketika ada pengurangan dan kursi harus segera diisi,” tulis Kelly.

6. Wawancara atau pekerjaan masa depanmu mungkin ada di Metaverse

Hidup di dunia nyata tidak terlalu menyenangkan selama dua tahun terakhir. Semua masalah dunia nyata ini mungkin membuatmu mendambakan tempat yang lebih baik. Tapi, dunia baru yang berani sedang diciptakan. Ini disebut Metaverse. Istilah ini mengacu pada ruang virtual kolektif di mana orang dapat berinteraksi satu sama lain dalam augmented reality.

Mungkin bukan lagi melakukan panggilan Zoom, kamu akan dapat berinteraksi dengan rekan kerja dan klien di lingkungan virtual yang terasa nyata. Metaverse akan menawarkan peluang baru yang menarik bagi orang-orang. Ini bisa menjadi pengalaman kerja dari rumah yang ditingkatkan yang membuatmu merasa menjadi bagian dari tim dan tidak terisolasi sendirian di rumahmu.

Tinggalkan Balasan