Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

4 Cara Mendukung Pertumbuhan Karier Kamu

Tips meraih pelanggan. Sumber foto: Insurance Thought LeadershipTips meraih pelanggan. Sumber foto: Insurance Thought Leadership

Topcareer.id – Ketika berpikir tentang pertumbuhan karier, apakah kamu juga memikirkan rekan kerja yang tidak bekerja sekeras kamu?

Mungkin saja rekan kerja kamu memiliki hubungan orang dalam, tetapi ada juga kemungkinan bahwa dia hanya secara pribadi mengambil tanggung jawab untuk pengembangan kariernya.

Masuk akal untuk mengharapkan atasan kamu atau departemen HRD memberi promosi.

Tetapi jika kamu ingin mengalami pertumbuhan karier yang baik, kamu harus mengambil tindakan sendiri.

Cobalah empat cara berikut ini agar kamu bisa mengambil tanggung jawab untuk pertumbuhan kariermu.

Bicaralah saat peluang muncul
Karyawan selalu berpikir bahwa keputusan promosi dibuat berdasarkan prestasi, tetapi manajer adalah orang yang sering membuat asumsi.

Misalnya, manajer mungkin berpikir, “Julia mungkin tidak menginginkan posisi sebagai supervisor trainer karena rumahnya jauh dan dia memiliki anak kecil di rumah.”

Asumsi memang melanggar undang-undang diskriminasi gender, tetapi itu tidak berarti bahwa diskriminasi halus tidak terjadi.

Jadi, segera angkat bicara ketika ada peluang yang kamu minati, katakan sesuatu kepada manajermu dan nyatakan minat kamu.

Ingatlah bahwa kamu mungkin memiliki keterampilan dan minat yang tidak diketahui atasanmu. Dan manajer tidak akan tahu tentang kamu lebih lanjut jika kamu diam saja.

Bicaralah sebelum peluang muncul
Terkadang seorang kolega dipromosikan atau karyawan baru tiba-tiba mendapatkannya.

Bagaimana kamu bisa mendapatkan pekerjaan tersembunyi ini? Yaitu dengan mengutarakannya lebih cepat daripada menunggu nanti.

Ini tidak berarti bahwa kamu harus membombardir atasan dengan informasi tentang bagaimana kamu ingin melanjutkan karier.

Tetapi, itu berarti memberi tahu manajer tentang jalur apa yang memang kamu minati.

Meeting tinjauan tahunan anggota tim adalah waktu yang tepat untuk berbicara tentang hal-hal ini.

Saat kamu menetapkan tujuan karier, bicarakan tentang apa yang ingin kamu lakukan dan mintalah tugas yang akan membantumu mencapainya.

Baca juga: 8 Kebiasaan Karyawan yang Berpotensi Mendapatkan Promosi Karier

Cari pelatihan yang kamu perlukan dan kejar
Orang sering membicarakan pentingnya memiliki seorang mentor. Temukan rekan kerja yang saat ini memiliki posisi yang kamu targetkan dan tanyakan, “Apa yang harus saya lakukan untuk berakhir di posisi Anda sekarang?”

Dengarkan jawabannya dan lakukanlah. Beberapa dari pelatihan mungkin termasuk pengalaman kerja, dan beberapa mungkin berasal dari pembelajaran di kelas.

Misalnya, beberapa pekerjaan menyukai orang-orang dengan gelar S2, jika kamu menginginkan jenis pekerjaan itu, sebaiknya kamu berusaha melanjutkan sekolah.

Keluar dari zona nyaman
Jangan pernah duduk dan menunggu orang lain memperhatikan bahwa kamu akan melakukan pekerjaan yang baik di posisi yang lebih tinggi.

Jadilah sukarelawan untuk tantangan baru, seperti melayani di proyek khusus dan tim lintas fungsi yang akan membukakan jalan kamu terhadap kemungkinan baru.

Juga, ingatlah untuk membangun hubungan di luar zona aman kamu. Selalu bekerja keras dan menyenangkan rekan kerja.

Jika tertarik untuk pindah ke departemen baru, usahakan untuk mengembangkan hubungan dengan kepala departemen.

Pada akhirnya, seluruh pertumbuhan karier kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri, segeralah ambil alih!**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan