Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Oktober 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Masih Ada 13,6 Juta Orang di Jawa-Bali yang Belum Divaksin

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan tegaskan kebijakanMenko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)

Topcareer.id – Menko Bidang Maritim dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menekankan kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis 1 umum dan lansia yang berada di bawah 50 persen akan menjadi prioritas percepatan dan pengawasan, seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lainnya.

“Kami menghitung masih ada 13,6 Juta orang di Jawa Bali (8,7 persen) yang belum terlindungi, belum memiliki antibodi karena vaksin atau infeksi sebelumnya. Pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi terutama di kabupaten/kota yang dosis 1-nya masih di bawah 50%,” ucap Menko Luhut dalam siaran persnya, Senin (10/1/2022).

“Berita baiknya, saat ini hanya dua kabupaten/kota di Jawa Bali dengan kondisi dosis 1 yang di bawah 50 persen,” tambah Luhut.

Pencegahan varian Omicron ini tentunya tidak dapat hanya dijalankan oleh Pemerintah saja namun juga harus melibatkan peran serta masyarakat mulai dari Penegakan protokol kesehatan yang tidak boleh jenuh hingga penggunaan Peduli Lindungi yang baik.

Baca juga: Varian COVID-19 ‘IHU’ Ditemukan Di Prancis, Mampu Melakukan 46 Mutasi

Pemerintah juga terus melakukan langkah-langkah persiapan dengan meminta kepada seluruh daerah agar sedari dini mempersiapkan kesiapan fasilitas RS dan isolasi terpusat untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, peningkatan testing dan tracing juga akan menjadi program prioritas Pemerintah untuk mencegah kasus Covid meledak kembali.

“Perlu saya tegaskan kembali, bahwa sistem kesehatan Indonesia hari ini cukup siap dalam menghadapi adanya varian baru yang kembali mengancam kehidupan kita. Namun, langkah preventif merupakan kunci utama agar kita terus terhindar dan dapat keluar dari pandemi ini. Kita harus kompak tidak perlu mencari kekurangan di sana-sini, tapi kita harus saling mengingatkan dengan baik,” tegas Menko Luhut.

Menutup laporannya, Menko Luhut menggarisbawahi bahwa hari ini sudah 178 hari pasca puncak kasus dan Indonesia terus berada pada titik yang rendah dan cukup terkendali dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Tinggalkan Balasan