Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Januari 22, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Hari Ini, Mendag Luncurkan Program Minyak Goreng Rp 14 Ribu

Ilustrasi minyak goreng.

Topcareer.id – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, Kementerian Perdagangan mendukung “Program Migor 14 Ribu” dan “Holding BUMN Pangan ‘ID Food’” yang diluncurkan Badan Usaha Milik Negara, Rabu (12/1/2022).

Program tersebut diluncurkan pemerintah sebagai langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia, khususnya barang kebutuhan pokok (bapok), seperti minyak goreng.

“Sesuai mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga bapok, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terhadap minyak goreng, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Mendag Lutfi dalam keterangan resminya.

Mendag Lutfi menjelaskan, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat terus mempertahankan penerimaan devisa kelapa sawit yang harganya sangat baik di pasar internasional. Selain itu, juga dapat menjaga keterjangkauan serta ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.

Baca juga: Fix Gratis, Ini Syarat Terima Vaksin Booster Menurut Presiden

“Kami saat ini sedang melakukan intervensi dengan menggunakan mekanisme Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yaitu menyiapkan 1,2 miliar liter untuk enam bulan pertama 2022. Saya jamin harga minyak goreng akan berada di Rp14.000/liter,” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menambahkan, pada 2022, tren permintaan bapok akan lebih besar daripada pasokan. Saat ini, Kementerian Perdagangan sedang mengatur logistik di 2022.

Sehingga, kata dia, Holding BUMN Pangan ‘ID Food’ yang juga diluncurkan diharapkan dapat turut mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan bapok.

“Kami mohon kerja sama pemerintah, BUMN, dan swast untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, dan membulatkan tekad untuk membuat Indonesia maju. Saya yakin kita bisa dan mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal kita ke depan,” tutup Mendag Lutfi.

Tinggalkan Balasan