Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, September 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Gaya Hidup Sehat Ini Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Kamu! (Bagian 1)

healthy-weight2.jpeg

Topcareer.id – Tekanan darah tinggi (atau hipertensi) adalah salah satu faktor risiko terpenting untuk perkembangan penyakit jantung dan stroke.

Tekanan darah manusia dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk gen, penyakit seperti penyakit ginjal, obat-obatan tertentu dan gaya hidup.

Bagi kebanyakan orang, faktor gaya hidup memainkan peran terbesar dalam meningkatkan atau menurunkan tekanan darah.

Berikut ini tips hidup sehat agar kamu bisa menjaga tekanan darah dalam kondisi stabil.

Bagian pertama dari artikel.

Baca juga: Dalam Sehari, Kapan Waktu Terbaik Memeriksa Tekanan Darah?

Kurangi asupan garam
Garam, atau natrium klorida, telah digunakan untuk membumbui dan mengawetkan makanan selama ribuan tahun dan hadir dalam berbagai makanan.

Natrium dan klorida sangat penting untuk banyak fungsi tubuh, salah satunya adalah membantu mengatur keseimbangan cairan darah dan mengatur tekanan darah.

Sayangnya, makan terlalu banyak garam dapat mengganggu keseimbangan ini dan menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Makan cukup kalium
Sama seperti jumlah garam yang tinggi, asupan kalium yang rendah juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi.

Kalium dibutuhkan untuk banyak proses tubuh dan seperti natrium membantu menjaga keseimbangan cairan darah kita serta mengatur tekanan darah.

Dengan mengonsumsi cukup kalium, kamu bisa membantu mengimbangi efek negatif natrium dan menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat.

Makan makanan yang seimbang
Selain garam dan kalium, tekanan darah mungkin juga dipengaruhi oleh nutrisi lain.

Makan makanan seimbang yang kaya buah-buahan dan sayuran, yang rendah lemak jenuh, gula dan garam, dapat memastikan kamu mendapatkan berbagai nutrisi yang bermanfaat dan menjaga tekanan darah kita tetap sehat.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan