Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, June 13, 2024
redaksi@topcareer.id
Profesional

Tips Maksimalkan Pekerjaan Temporer yang Kamu Jalani!

Info lowongan kerja. Dok/WHBC

Topcareer.id – Jika kamu saat ini merasa sulit untuk menemukan posisi permanen karena tidak memiliki pengalaman yang cukup relevan, kamu bisa coba pekerjaan temporer.

Meski bersifat sementara, pekerjaan temporer merupakan cara yang tepat jika kamu ingin mengembangkan keahlian di banyak bidang.

Ini karena pekerjaan temporer menyediakan pengaturan yang sempurna untuk belajar.

Selain itu, lewat pekerjaan temporer, kamu juga akan mendapatkan pengalaman organisasi dan orang-orang yang dapat kamu harapkan untuk bekerja sama.

Bahkan jika kamu masih tertarik pada posisi permanen setelah melakukan beberapa pekerjaan sementara di suatu perusahaan, kamu mungkin cenderung direkrut menjadi pegawai tetap karena pengalamanmu.

Nah agar itu terjadi, berikut beberapa cara untuk memaksimalkan pekerjaan temporer yang kamu jalani.

Mampu beradaptasi dan fleksibel
Ini mungkin atribut yang paling jelas, tetapi ini sangat penting jika kamu memasarkan diri untuk pekerjaan temporer.

Kamu tidak dapat bekerja secara efektif sebagai anggota staf temporer jika kamu tidak dapat beradaptasi dengan cepat.

Setiap lingkungan baru membutuhkan karyawan dengan kemampuan beradaptasi yang tinggi.

Mampu bekerja di bawah tekanan
Pekerja temporer sebagian besar dibawa ketika ada tenggat waktu yang harus dipenuhi atau beban kerja yang meningkat.

Dan semua pekerjaan itu tidak dapat diatasi oleh tim reguler. Jadi, idealnya kamu harus bisa berkembang di bawah tekanan.

Baca juga: Bingung Dapat Dua Tawaran Pekerjaan? Pertimbangkan Hal Ini

Jadi komunikator yang baik
Banyak perusahaan membutuhkan karyawan dengan keterampilan komunikasi di sebagian besar jenis pekerjaan.

Tetapi sebagai anggota baru tim, kamu harus bisa menyampaikan dirimu secara efisien dan mendengarkan rekan kerja di kantor.

Tujuannya jelas, agar tidak sampai terjadi kesalahan akibat miskomunikasi akibat komunikasi yang buruk.

Mampu mengelola proyek
Ada kalanya kontrakmu berakhir sebelum kamu menyelesaikan proyek yang kamu tangani.

Jadi penting bagi kamu untuk mahir dalam menyerahkan dan memiliki strategi yang akan membantu tim melanjutkan setelah kamu pergi.**(Feb)

the authorFeby Ferdian

Leave a Reply