Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Februari 3, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Segini Gaji Rara, Pawang Hujan di MotoGP Mandalika

Topcareer.id – Pada event MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Minggu (20/3) ada sosok yang menarik perhatian, bahkan hingga dunia internasional.

Yap, sosok tersebut adalah Rara Istiani Wulandari yang akrab dengan panggilan Rara. Dia dipercaya menjadi pawang hujan di acara itu.

Beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi ritual Rara dengan membawa dupa di arena balap untuk mengusir hujan.

Aksinya tersebut lantas mengundang ribuan pasang mata yang tertuju pada Rara yang sedang berusaha meredakan hujan.

Saat itu hujan turun dengan sangat lebat di sirkuit. Apakah itu kebetulan atau bukan, hujan terjadi tepat sebelum balapan mulai.

Dunia media sosial pun ramai membicarakan aksi Rara, bahkan akun twitter resmi motoGP pun turut mengomentari aksi Rara.

Aksi pawang hujan Rara pun viral, tak hanya di Indonesia, namun di dunia internasional juga. Beberapa pembalap berterimakasih pada Rara yang berhasil menghalau hujan.

Melihat profesi Rara sebagai pawang hujan gelaran akbar kelas internasional, pernahkah kamu terpikir berapa bayarannya?

Menurut pengakuan Rara, bayarannya untuk menjadi pawang hujan MotoGP Mandalika adalah sebesar Rp 5 juta dengan sistem kontrak.

Bayarannya sebesar Rp 5 juta itu hitungannya adalah bayaran per kegiatan. Ketika misi yang ia jalankan gagal, maka ia hanya mendapat bayaran separuh atau 50 persen saja.

Rara yang sudah menjadi pawang hujan sejak usia 9 tahun ini, dalam menjalani tugasnya di MotoGP Mandalika ia mendapat upah Rp 5 juta per hari.

Dan Rara bekerja dengan sistem kontrak selama 21 hari, terhitung sejak 1 Maret 2021.

Nah, tinggal kamu kalikan saja bayaran Rara, maka ia mendapat bayaran 21 hari×Rp 5 juta, yakni sekitar Rp 105 juta.

Namun, profesi pawang hujan dengan bayaran cukup besar ternyata datang dengan beban yang tidak mudah juga.

Kendati bayarannya cukup besar, Rara mengaku bayaran yang ia dapatkan itu banyak tugas berat yang harus diembannya.

Rara harus terjaga siang malam. Ia tak hanya bertugas untuk memindahkan lokasi hujan saja, tapi ia juga harus bisa menurunkan hujan.

Semua tergantung dari kebutuhan acara. Hujan juga diperlukan karena aspal di sirkuit Mandalika tidak boleh terlalu panas.

Baca juga: Aksi Pawang Hujan Di Moto GP Mandalika Jadi Sorotan

Rara pernah diminta untuk membuat cuaca cerah dan sedikit gerimis untuk mendinginkan dan menjaga suhu aspal di bawah 50 derajat celsius pada 9-11 Maret 2022 lalu saat sirkuit baru diaspal.

Sebelum event akbar MotoGP Indonesia, Minggu (20/3), Rara juga sudah terlibat dalam pramusim MotoGP selama 3 hari Februari lalu.

Pengalamannya menjalani profesi pawang hujan, Rara pernah bertugas di ajang Asian Games 2018 hingga AFC U-19 saat Indonesia melawan Jepang.

Selain dikenal sebagai pawang hujan, Rara juga terkenal sebagai pembaca kartu tarot dan menjadi peramal beberapa artis tanah air.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan