Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Februari 4, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Wow! Ada Fenomena Hujan Meteor di Bulan Ramadan 2022

Fenomena Lyrid. Dok/Starwalk.spaceFenomena Lyrid. Dok/Starwalk.space

Topcareer.id – Pertengahan April 2022 adalah pembukaan fenomena musim hujan meteor yang sebenarnya, berkat cuaca yang membaik dan langit yang lebih tenang di bulan-bulan sebelumnya.

Puncak fenomena langit malam hujan meteor Lyrid tahun ini akan mulai pada Kamis, 21 April 2022.

Pergilah keluar sebelum fajar pada 21 April dan 22 April untuk melihat sisa puncak fenomena langit ini.

Namun, jika cuaca mendung, mungkin saja kamu beruntung dan melihatnya sebelum atau sesudah kisaran waktu fajar.

Hujan Meteor Lyrid biasanya aktif antara 16 dan 25 April setiap tahun. Biasa mencapai puncaknya sekitar 22 atau 23 April.

Hujan Meteor Terlama yang Tercatat
Diberi nama menurut konstelasi Lyra, Lyrids adalah salah satu hujan meteor tertua yang tercatat terlihat lebih dari 2.500 tahun yang lalu.

Bola api di hujan meteor ini diciptakan oleh puing-puing dari komet Thatcher.

Butuh waktu sekitar 415 tahun untuk mengorbit mengelilingi Matahari. Tatcher akan terlihat lagi dari Bumi tahun 2276.

Penyebab Hujan Meteor
Hujan meteor terjadi ketika planet Bumi, bergerak di sepanjang orbitnya mengelilingi Matahari dan menabrak aliran debu yang ditinggalkan oleh asteroid atau komet.

Kamu bisa menganggap komet dan asteroid sebagai sisa-sisa prasejarah Tata Surya.

Ini adalah benda-benda kecil yang terbentuk miliaran tahun yang lalu, sebelum planet dan bulan bersatu.

Asteroid dan komet masuk ke Tata Surya bagian dalam karena gaya tarik gravitasi Matahari yang mendominasi lingkungan sekitarnya.

Hujan meteor sama sekali tidak berbahaya bagi penduduk di Bumi. Karena pada dasarnya itu adalah jejak debu di luar angkasa.

Fragmen ini akan hancur jauh di atmosfer. Saat fragmen menghantam atmosfer Bumi, itu akan meninggalkan jejak api yang mengesankan.

Jejak atmosfer ini biasa terkenal dengan sebutan “bintang jatuh” atau lebih tepatnya, “hujan meteor.”

Cara Melihat Hujan Meteor Lyrid
Kamu tidak memerlukan peralatan khusus atau banyak keterampilan untuk melihat hujan meteor Lyrid.

Meskipun yang kamu butuhkan hanyalah langit yang cerah dan kesabaran penantian, berikut ini tips melihat hujan meteor Lyrid.

Temukan tempat menonton yang terpencil, jauh dari lampu kota
Setibanya di venue, mata kamu mungkin membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit untuk terbiasa dengan kegelapan.

Berpakaianlah sesuai cuaca
Pastikan kamu memakai pakaian yang nyaman, terutama jika kamu berencana untuk berlama-lama di luar.

Bawalah selimut atau kursi yang nyaman agar menonton hujan meteor Lyrid bisa menjadi lebih mengasyikan.

Baca juga: Hujan Meteor Lyrid Mencapai Puncaknya Sebelum Supermoon 26 April 2021

Berbaring dan menatap langit
Setelah kamu menemukan vanue atau spot tempat menonton, berbaringlah di tanah dan lihat ke langit.

Kamu bisa menggunakan Interactive Meteor Shower Sky Map atau tabel jadwal, klik di sini untuk menemukan arah pancaran.

Semakin tinggi pancaran di atas cakrawala, semakin banyak hujan meteor Lyrid yang mungkin kamu lihat.

Perlu kamu ketahui, hujan meteor Lyrid tampaknya bisa muncul di bagian langit mana pun.

Cobalah untuk menjalani tips di atas untuk membantu memaksimalkan pengalaman menonton hujan meteor Lyrid.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan