Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Sosok

Mengenang Fujiko A. Fujio, Mangaka yang Akrab dengan Generasi 90’an

A general view of Colombo Port City construction site, which is backed by Chinese investment, is seen with an overarching rainbow in Colombo, Sri Lanka, January 16, 2019. Picture taken through a glass window. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Topcareer.id – Kamis (8/4) lalu, komunitas manga sedang berduka atas salah satu talenta terbesarnya. Fujiko A. Fujio.

Ya! Co-creator Doraemon dan pencipta serial manga top lainnya ini telah meninggal dunia dalam usia 88 tahun.

Menurut laporan, Fujio meninggal di rumahnya di Tokyo. Polisi diberitahu bahwa mangaka itu pingsan di rumahnya.

Polisi setempat sempat dipanggil ke alamat rumahnya, namun Fujio sudah meninggal saat pihak berwenang tiba.

Nah, jika kamu belum tidak mengenal siapa Fujiko A. Fujio, kemungkinan kamu mengetahui karyanya.

Seniman bernama asli Motoo Abiko ini populer setelah menciptakan Doraemon bersama rekannya Fujiko F. Fujio.

Pasangan ini mengerjakan manga klasik itu, yang berlangsung dari tahun 1970 hingga 1996.

Tercatat pada tahun 1987, kedua seniman itu memilih menempuh jalan mereka sendiri-sendiri.

Rekannya, Fujiko F. Fujio lalu meninggal pada tahun 1996.

Pencipta banyak karya

Doraemon mungkin dianggap sebagai kesuksesan terbesar Fujio, namun sang seniman sebenarnya menciptakan sejumlah seri manga populer lainnya.

Dia menulis judul seperti Ninja Hattori-kun, Kaibutsu-kun, Pro Golfer Haru, dan banyak lagi.

Serial klasik ini menerima adaptasi anime beberapa dekade yang lalu, dengan adaptasi terbaru terjadi pada tahun 2004.

Pada tahun 2008, Fujiko A. Fujio juga dianugerahi Order of the Rising Sun, Gold Rays with Rosette.

Baca juga: Nurhasanah, Pengisi Suara Doraemon Indonesia Meninggal Dunia

Ini menarik. Karena meski penggemar baru mungkin tidak begitu akrab dengan Fujio, tapi karya-karyanya mendefinisikan generasi pecinta anime yang lebih tua.

Bahkan, salah satu mahakarya-nya “The Laughing Salesman,” sekarang ditayangkan di raksasa streaming video Netflix.

Ceritanya tentang seorang salesman misterius yang menawarkan untuk “mengisi kekosongan dalam jiwa orang-orang.”

Karyanya yang ini terasa lebih dark dari karya-karyanya yang lain.

Kini semua pengemar karya-karyanya telah kehilangan sang kreator, semoga beliau beristirahat dalam damai.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan