Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Februari 5, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Proses Seleksi dan Tips Lolos Beasiswa Lazada

Lazada menyelenggarakan beasiswa untuk 20 mahasiswa dan 10 mitra kerja.Lazada menyelenggarakan beasiswa untuk 20 mahasiswa dan 10 mitra kerja.

Topcareer.id – Demi mengembangkan talenta-talenta digital di Indonesia, Lazada telah menyelenggarakan program beasiswa Lazada Forward Scholarship yang telah meloloskan 30 penerima beasiswa. Seperti apa seleksinya?

Lazada Forward Scholarship memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan mitra kerja Lazada untuk bertumbuh bersama Lazada dengan dukungan finansial total Rp1 miliar dan kesempatan percepatan karier.

Chief People Officer Lazada Indonesia, Evelyn Yonathan mengatakan memang untuk seleksi penerima beasiswa Lazada ini, yang pertama discreening itu adalah IPK. Lalu, para peserta juga diminta untuk membuat video perkenalan diri.

“Jadi selain dari IPK-nya, kami lihat tes dari videonya. Dari video biasanya kita lihat ya personality-nya bagaimana, dan itu sangat penting, untuk memilih talenta-talenta yang cukuyp agile, yang punya inisiatif,” kata Evelyn dalam Diskusi Program Pemberdayaan Generasi Muda Lazada Indonesia, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Sementara, Athina Tokan, Vice President Fashion Category Leader, Lazada Indonesia menyampaikan bahwa para peserta penerima beasiswa juga harus memenuhi kriteria dengan kemampuan digital ekonomi.

Ia menyebut ada 3 skills digital ekonomi yang harus dimilki talenta, menurut studi dari Lazada. Ketiganya, yakni social skills, digital thinking skills, dan business enabler skills.

“Yang pertama aku melihat bagaimana dia interaksi satu sama lain, bagaimana dia berkomunikasi. Yang kedua dari digital thinking-nya bagaimana cara dia bisa adapt juga. Nggak harus yang tau coding, karena di ekosistem digital ini yang dibutuhkan bukan cuma orang yang bisa coding, tapi yang bisa data driven, terus data management sama analysis,” papar perempuan yang akrab disapa Avi ini.

Dan yang terakhir, yaitu business enabler skills, bagaimana cara seseorang itu bisa spotted trend atau next opportunities, untuk mengembangkan bisnis lebih besar lagi.

Baca juga: Mediasi Dengan Kemnaker, Dunkin Donuts Segera Bayar THR Pekerja

Tips lolos beasiswa

Sementara, masih dalam kesempatan yang sama, Penerima beasiswa Lazada Forward Scholarship, Karina Permata Putri menjabarkan bagaimana persiapan dan tipsnya bisa lolos menjadi salah satu penerima beasiwa Lazada ini.

“Itu kan ada perkenalan video, di situ kita diharuskan membuat video my future forward career in e-commerce. Jadi kita mempersiapkan matang-matang ketika kita diterima divisi mana yang akan kita tuju. Jadi apa passion kita, apa yang kita tekuni, itu kita sampaikan semua di video,” kata Karina.

Ia menambahkan, mengupdate CV adalah hal yang paling penting karena peluang bisa dating kapan saja dan CV itu juga harus siap kapan saja ketika peluang tersebut datang.

Karina menambahkan, pengalamannya dalam organisasi juga sangat berpengaruh dalam persiapannya memperoleh beasiswa.

“Dari semester 1 aku sudah aktif organisasi, memang tujuannya itu untuk memenuhi CV aku. Jadi yang dibutuhkan oleh company ini memang pastinya anak-anak yang agile, memiliki public speaking yang bagus, critical thinking yang bagus. Jadi aku sudah mengasah itu dari awal,” ujarnya.

Latif Ar Rafi, penerima beasiswa Lazada dari mitra kerja menambahkan, untuk tidak menyia-nyiakan peluang dengan mencoba apa yang ada di depan mata sambil belajar.

Saran saya untuk teman-teman yang lain, kalau memang ada peluang langsung diambil, belajar sambil menjalankan. Karena itu akan jauh lebih cepat, sambil berjalan pasti akan ada hal-hal baru yang membuat kita lebih berkembang, dan itu yang terjadi selama program scholarship ini yang saya rasakan,” tutup Latif.

Tinggalkan Balasan