Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Februari 1, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

8 Negara di Dunia yang Telah Berganti Nama (Bagian 2)

IMG-20220606-WA0012

Topcareer.id – Beberapa negara telah mengubah nama mereka selama bertahun-tahun lamanya, yang terbaru adalah Turki, dari Turkey menjadi Türkiye.

Mengapa ini terjadi? Sebenarnya ada beberapa faktor yang berperan dan memaksa suatu negara untuk mengubah namanya.

Memutuskan hubungan dengan masa lalunya, memperingati seorang pemimpin yang terkenal, perbedaan geografis, perang dan sebagainya dapat menjadi beberapa alasan yang dapat mempengaruhi perubahan nama.

Selain itu juga, sampai batas tertentu, perubahan nama ini menentukan arah untuk nomenklatur baru.

Berikut delapan negara yang telah mengubah nama mereka dari waktu ke waktu.

Lanjutan dari bagian pertama artikel:

5) Irish Free State menjadi Irlandia
Memutuskan semua hubungan dengan Inggris, Negara Bebas Irlandia (Irish free state) mengubah namanya menjadi Irlandia atau ire dalam bahasa lokal pada tahun 1937.

Negara ini terlibat dalam perang sengit dengan Inggris selama dua tahun dan dalam upaya untuk menghapus masa lalu, Irlandia pun mengubah nama resminya.

Meskipun negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari kerajaan Inggris pada tahun 1922, Konstitusinya diadopsi pada tahun 1937 dan menetapkan nama resmi baru, Irlandia.

6) Burma menjadi Myanmar
Pada tahun 1989, pemerintah militer terkemuka negara itu mengubah namanya dari Burma menjadi Myanmar.

Hal ini dilakukan untuk melestarikan cara negara Asia menulis namanya dalam bahasa lokal.

Junta militer yang berkuasa secara resmi mengubah nama setelah satu tahun pemberontakan sengit.

Tidak hanya mengubah nama negara, nama bekas ibu kotanya juga berubah dari Rangoon menjadi Yangon.

Meskipun Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara-negara seperti Prancis dan Jepang menerima dan mengakui perubahan itu, AS dan Inggris terus menyebutnya sebagai Burma. Diduga hal ini karena Inggris tidak mengakui junta militer.

7) Republik Zaire menjadi Republik Demokratik Kongo
Negara Afrika tengah ini telah mengalami beberapa kali perubahan nama sepanjang sejarahnya.

Antara tahun 1885 hingga 1907, di bawah pemerintahan Raja Leopold II dari Belgia, negara itu disebut Negara Bebas Kongo.

Kemudian negara tersebut mengambil nama Belgian Congo yang diikuti oleh Congo-Leopoldville.

Pada tahun 1960, pasca kemerdekaannya, negara tersebut resmi menjadi Republik Kongo. Namun, ini juga berumur pendek.

Pada tahun 1971, di bawah pemerintahan diktator Mobutu Sese Seko, namanya diubah menjadi Republik Zaire.

Alasan yang mungkin untuk ini adalah bahwa Zaire adalah nama lain untuk Sungai Kongo.

Setelah kejatuhannya, namanya diubah kembali menjadi Republik Kongo dan tetap demikian hingga sekarang.

Baca juga: 10 Negara dengan Speed Internet Tercepat, Indonesia ke Berapa?

8) Ceylon menjadi Sri Lanka
Ceylon kuno mendapatkan namanya dari Portugis yang menemukan pulau itu pada tahun 1505.

Ceylon tetap menjadi nama negara di bawah kekuasaan Inggris dan bahkan lama setelah kemerdekaannya pada tahun 1948.

Pada tahun 1972, ketika Ratu Elizabeth II berhenti menjadi kepala politik dan negara menjadi sebuah republik, pemerintah pulau memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Sri Lanka.

Setelah 39 tahun menjadi republik, perubahan itu diperkenalkan pada 2011 karena semua referensi ke Ceylon telah dihapus dari dokumen resmi, situs web, dan catatan mata uang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan