Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Desember 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

10 Tanda Utama Perusahaan Startup Akan Gagal (Bagian 1)

cropped-startup.jpg

Topcareer.id – Menjadi seorang pengusaha bukanlah tugas yang mudah, mengingat fakta bahwa 90% perusahaan startup yang baru berdiri sudah mengalami keruntuhan.

Tetapi, berdasarkan pembelajaran dari kegagalan masa lalu, ada beberapa indikator utama yang dapat mengidentifikasi apakah startup kamu menuju kegagalan atau tidak.

Perhatikan tanda utama yang menunjukkan startup kamu akan gagal agar bisa mempersiapkan langkah pencegahan dan perbaikan.

Berikut ini ada sepuluh tanda bahwa startup kamu sedang mengarah pada kegagalan.

Bagian pertama dari artikel:

1) Kehilangan Fokus pada Tujuan Utama
Untuk beberapa startup, fokus mereka dapat beralih ke faktor-faktor yang tidak penting daripada tujuan utama yang ada.

Startup yang sukses belajar untuk memprioritaskan upayanya, dan tetap fokus secara religius pada tujuan akhir itu.

Menjaga tim tetap fokus pada tujuan akhir juga dapat bermanfaat bagi lingkungan kerja karena akan membuat tim tetap mendayung ke arah yang diinginkan.

Jika kamu melihat sebuah perusahaan rintisan terhempas dalam angin perubahan, kamu tahu bahwa bisnis sedang dalam masalah.

2) Eksekusi Buruk atau Lambat
Ada startup yang memulai dengan konsep inovatif tetapi tidak bisa menjalankannya dengan baik.

Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan—kurangnya sumber daya yang relevan, kurangnya motivasi atau kebiasaan kerja yang buruk sebagai permulaan.

Ada juga masalah dengan kecepatan dalam eksekusi, dengan banyak startup tidak mampu mendorong produk atau layanan secepat pesaing mereka.

Kecepatan untuk mengambil keputusan krusial sangat penting agar tetap berada di depan pesaing.

3) Kurangnya Keterlibatan Pelanggan
Kurangnya keterlibatan pelanggan adalah sesuatu yang dihadapi banyak startup di tahap awal berdiri.

Ada banyak kemungkinan skenario di mana pelanggan mungkin kehilangan minat pada produk atau layanan.

Mungkinkah startup tidak meneliti pasar dengan benar untuk memastikan permintaan pasar yang berarti?

Mungkin upaya penjualan dan pemasaran bukanlah strategi terbaik untuk bisnis itu.

Jika kamu tidak benar-benar memahami poin kebutuhan pelanggan, mereka tidak akan pernah memiliki minat yang serius pada produk atau layanan kamu.

Baca juga: Deretan Perusahaan Startup yang Gagal di Indonesia

4) Kerja Sama Tim yang Buruk
Terkadang, startup yang sangat mampu dan menjanjikan mulai mengalami kegagalan karena perbedaan di antara anggota tim atau kurangnya kerja tim yang efektif.

Ini tidak selalu ada hubungannya dengan seberapa baik seseorang atau sekelompok orang dapat bekerja di tempat kerja.

Itu hanya berarti, kadang-kadang, beberapa orang tidak dapat bekerja sama dengan baik.

Ini adalah tanggung jawab CEO startup untuk mengetahui apa yang diperlukan untuk menjaga agar tim tetap bugar dan bagaimana meningkatkan kinerja tim dalam berpikir dan bertindak.

5) Tingkat Turnover Karyawan Tinggi
Jika tingkat turnover karyawan tinggi dan berulang, itu bisa menjadi indikator startup yang gagal.

Mungkin ada beberapa alasan mengapa tingkat turnover tinggi. Budaya startup memainkan peran yang kuat.

Jika karyawan tidak puas dengan lingkungan kerja, tidak menyukai orang yang bekerja dengan mereka, atau tidak percaya diri dengan manajemen mereka, kemungkinan besar mereka akan pergi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan