Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Agustus 9, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Minum Kopi dengan Jumlah Ini Bisa Bikin Migrain

Kapan waktu minum kopi terbaik saat Ramadan?Ilustrasi: America Cancer Society

Topcareer.id – Jika kamu memiliki serangan migrain berkala memang rasanya sulit untuk menikmati kopi setiap hari. Tapi, studi menunjukkan sebenarnya baik-baik saja konsumsi kopi meski punya migrain, yang perlu dibatasi adalah frekuensinya.

Sebuah studi baru di American Journal of Medicine menemukan bahwa minum tiga porsi atau lebih minuman berkafein sehari dikaitkan dengan serangan migrain atau hari berikutnya pada orang yang mengalami migrain episodik.

“Saya terkejut melihat satu atau dua porsi tidak dikaitkan dengan kemungkinan mengalami sakit kepala migrain, tapi tiga atau lebih porsi yang menyebabkan migrain pada hari itu atau pada hari berikutnya,” pemimpin peneliti Elizabeth Mostofsky, ScD , di unit penelitian epidemiologi kardiovaskular di Beth Israel Deaconess Medical Center kepada Healthline.

Meskipun kopi lebih dikenal dengan risiko kesehatannya, tapi kopi tetap punya manfaat kesehatan. Ini telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif, mengurangi risiko kanker, dan bahkan hidup lebih lama.

“Hal lain yang sangat menarik adalah bahwa efek kafein kemungkinan akan dipengaruhi oleh dosis dan frekuensi,” kata Mostofsky.

Dosis kafein memengaruhi migrain

Mostofsky dan timnya menganalisis informasi dari 98 orang dewasa yang mengalami migrain episodik. “Migrain episodik ditandai oleh mereka yang menderita sakit kepala hingga 14 hari per bulan. Namun, migrain kronis akan melibatkan 15 hari atau lebih per bulan, ”kata Jones.

Baca juga: Jangan Buang Kuning Telur! Ini 5 Manfaat Hebat Yang Wajib Kamu Ketahui

Para peserta menyelesaikan buku harian elektronik dua kali sehari selama enam minggu. Mereka melaporkan asupan minuman berkafein, faktor gaya hidup tertentu, dan waktu serta karakteristik serangan migrain.

Para peneliti kemudian membandingkan kemungkinan serangan migrain pada hari-hari para peserta minum kafein dengan hari-hari mereka tidak minum kafein.

“Kami secara bersamaan melihat paparan seperti kebiasaan tidur, cuaca, aktivitas fisik. Kami mengumpulkan banyak informasi dari orang-orang ini, dan dalam studi khusus ini melihat minuman berkafein dan risiko langsung migrain. Kami masih melihat kemungkinan sakit kepala migrain yang lebih tinggi dengan tiga porsi kafein atau lebih,” jelas Mostofsky.

Temuan menunjukkan efek minuman berkafein pada risiko serangan migrain hanya tampak selama tiga porsi atau lebih pada hari itu. Orang dengan migrain episodik tidak mengalami risiko yang lebih tinggi untuk serangan migrain ketika mengonsumsi satu atau dua minuman berkafein sehari.

Tinggalkan Balasan