Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Oktober 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Dukung Ketahanan Pangan, Kartu Prakerja Siapkan Angkatan Kerja Pro Petani

Topcareer.Id – Demi memenuhi kebutuhan masyarakat di ranah lapangan kerja, pelatihan-pelatihan yang ada pada ekosistem Program Kartu Prakerja pun kini kian beragam. Termasuk di antaranya pelatihan yang menghasilkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia.
 
Pernyataan itu ditegaskan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari saat menjadi narasumber Diskusi Strategis Islam Nusantara Foundation bertema ‘Model Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Kedaulatan Pangan’ di Jakarta, 11 Agustus 2022.
 
“Ragam pelatihan Prakerja menunjang lahirnya praktisi dunia startup yang akhir-akhir ini membidik berbagai bidang tak terkecuali di sektor pertanian,” ungkap Denni.

Tiga startup agritech menonjol yang mendukung ketahanan pangan di Indonesia misalnya Tanihub (akses pembiayaan, pasar retail, dan konsumen bisnis bagi petani), Efishery (aplikasi sistem pemberian pakan otomatis berbasis teknologi untuk ikan dan udang), dan Edenfarm (penyedia akses pasar bagi petani dengan haga pangan stabil).
 
“Startup-startup di bidang pertanian dan peternakan ini bertujuan mencari jalan keluar atas penderitaan penggunanya, dalam hal ini petani dan peternak ikan. Bagaimana memecahkan masalah dengan pendekatan solusi teknologi,” kata Denni.

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 40 Sudah Dibuka, Ini Cara supaya Tembus!
 
Untuk itulah, pelatihan-pelatihan Prakerja memberikan peningkatan kompetensi sesuai karakter kebutuhan utama praktisi startup, yang tiga tulang punggung utamanya ada pada tiga bidang: data, product, dan engineering.
 
Tenaga kerja yang dibutuhkan di sektor data sangat luas. Job desknya yakni mengolah, menjaga, dan menganalisis big data sesuai kebutuhan perusahaan. Lapangan pekerjaan yang tersedia antara lain data scientist, data analyst, data engineer, dan data visual.
 
Di bidang product, tugas utamanya menganalisis dan memastikan pembuatan fitur sesuai kebutuhan konsumen, serta mengkoordinasikan pembuatan fitur sesuai rencana. Lapangan pekerjaannya bisa sebagai researcher, product design, product management, dan UI/UX design.
 
Di bidang engineering, pekerjaan utamanya mengeksekusi produksi dan menjaga produk yang sudah ada. Posisinya bisa di front-end, back-end, infrastructure, cyber security, mobile, desktop, dan cloud engineer.
 
Perusahaan teknologi juga memerlukan tenaga pendukung seperti bidang sales, business development and marketing, finance, talent and general affairs, serta corporate secretary. Posisi yang tersedia antara lain sebagai tenaga penjualan, tim kreatif, tim socmed, keuangan, government relations, public relations, dan community development.
 
Semua itu ada di ekosistem Kartu Prakerja yang kini memiliki 1.011 pelatihan aktif yang disiapkan oleh 179 lembaga pelatihan. Termasuk di antaranya 85 pelatihan khusus bidang teknologi informasi (TI) yang disediakan 37 lembaga penyedia pelatihan teknolgi. Di bidang TI ini, pelatihan yang paling banyak diminati adalah ‘belajar merancang produk digital.’

Baca juga: Mengenal Tren Rekrutmen, Fitur Terbaru Kartu Prakerja
 
Doktor ekonomi lulusan University of Colorado at Boulder, Amerika Serikat, ini menegaskan, untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, kuncinya ada pada kualitas sumber daya manusia.
 
“Menciptakan SDM berkualitas tidak semudah membuat monumen. Sebagai negara besar, dengan 275 juta penduduk dan 13 ribu pulau dari Sabang hingga Merauke, kita butuh program besar yang punya dampak luas,” papar Denni.

Diskusi Strategis Islam Nusantara Foundation dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF) KH Said Aqil Siroj, Ketua INF Helmy Faishal Zaini, dan tiga pembicara lain yakni Ketua Dewan Guru Besar UGM Moch Maksum Machfoedz, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen FEM IPB University Bogor Nunung Nuryartono dan Ketua Pusat Studi  Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB University Bogor Muladno.
 
“Semoga kehadiran Program Kartu Prakerja bisa menambah keterampilan-keterampilan yang bisa meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian. Saat ini, jumlah landless farmer, atau mereka yang bertani tapi tak punya tanah semakin meningkat. Padahal, kekuatan petani inilah yang bisa jadi fondasi ekonomi kita,” kata Nunung Nuryartono.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan