Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, September 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Merokok Bikin Perut Buncit? Begini Penjelasan dari Dosen UM Surabaya

Sumber foto: SehatQSumber foto: SehatQ

Topcareer.id – Perilaku merokok bisa menimbulkan banyak efek yang mungkin sebelumnya tidak diinginkan. Apalagi rokok, punya dampak negatif terhadap kesehatan tubuh untuk jangka panjang. Apakah buncit jadi salah satu dari efek perilaku merokok?

Berdasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor penyebab obesitas sentral atau perut buncit meliputi faktor usia, jenis kelamin, status ekonomi, kebiasaan berolahraga, konsumsi serat, konsumsi makanan berlemak dan perilaku merokok.

Vella Rohmayani Dosen Prodi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Program Sarjana Terapan UM Surabaya memaparkan hasil studi yang telah dilakukan Obesity Society diperoleh data bahwa lingkar perut pada perokok lebih besar dibandingkan dengan non perokok.

Menurut Vella walaupun sebenarnya perokok mempunyai berat badan ideal, perilaku merokok dapat mempengaruhi pola penyebaran lemak di tubuh. Pada perokok, lemak dapat terpusat di perut dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

Baca juga: 4 Hal Berbahaya Yang Terjadi Padamu Jika Cuma Makan Sehari Sekali

Perilaku merokok memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan. Lemak yang ada di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa sitokin dan hormone yang bisa menyebabkan terganggunya mebolisme tubuh.

“Senyawa sitokin bisa menyebabkan terjadinya peradangan sehingga memicu penyakit stroke, jantung dan darah tinggi,” kata Vella dalam laman resmi UM Surabaya, dikutip Rabu (24/8/2022).

Vella menerangkan kondisi perut buncit juga dapat meningkatkan produksi kolestrol buruk dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian menyebabkan perut buncit bisa meningkatkan risiko penyakit kolestrol.

“Selain menyebabkan penyakit kolestrol perut buncit juga dapat menyebabkan meningkatan risiko diabetes, gangguan pernafasan dan penyakit kardiovaskular yang bisa memicu kematian dini,”imbuhnya lagi.

Vella yang juga Anggota Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) UM Surabaya mengingatkan pentingnya edukasi bahaya merokok. Karena dengan tidak merokok dapat menghindarkan kita dari berbagai macam gangguan kesehatan.

Tinggalkan Balasan