Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Februari 4, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Tips Agar Data Pribadi Tidak Bocor di Internet

Ilustrasi data hacker (Pexels)

Topcareer.id – Kasus kebocoran data belakangan ini makin sering terjadi. Padahal data seseorang yang beredar bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Untuk itu, penting menjaga data pribadi yang sensitive agar tidak tersebar dan dimanfaatkan orang lain.

Dosen Fakultas Teknik (FT) UM Surabaya Lukman Hakim berbagi tips menjaga data sensitif agar tetap aman dan tidak bocor.

1. Tidak mengumbar data pribadi

Menurut Lukman, ketika seseorang diminta untuk mengisi data pribadi, hindari membagikan data diri secara utuh dan terperinci seperti alamat lengkap, nomor KTP, nomor rekening, nomor kartu kredit, nomor SIM, nomor paspor, hingga nama orang tua asli.

2. Hindari tautan mencurigakan

“Kedua hindari buka link atau tautan mencurigakan. Apabila terdapat link atau tautan mencurigakan entah dikirim melalui email maupun media sosial lainnya, jangan langsung dibuka,” kayta Lukman dalam laman resmi UM Surabaya dikutip Jumat (9/9/2022).

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kemungkinan phising, penyadapan, scam, penipuan online atau pun sejenisnya.

Baca juga: Punya Perilaku Aneh Ini? Bisa Jadi Kamu OCD

3. Ubah password secara berkala

Lukman menyampaikan, untuk menjaga keamanan data agar tetap aman berselancar di internet, coba untuk mengubah password secara berkala.

Seseorang perlu untuk melakukan langkah-langkah preventif, salah satunya yaitu mengganti kata sandi atau password diberagam akun seperti email, media social dan layanan aplikasi sejenis mobile banking. Gunakan password yang tidak mudah ditebak orang lain dan lakukan secara berkala.

4. Aktifkan layanan fitur verifikasi dua langkah

Ia menambahkan, banyak cara untuk menambah keamanan data pribadi supaya lebih optimal, seseorang dapat lakukan verifikasi dua Langkah atau 2FA (Two Factor Authentication).

“Saat ini sebagian besar media sosial memiliki fitur tersebut, dengan mengaktifkan fitur tersebut tingkat keamanan jauh lebih kuat dan meminimalisir risiko peretasan,” ujar Lukman.

5. Perbarui perangkat pribadi

Ketika seseorang sering menggunakan perangkat yang terhubung dengan jaringan internet. seseorang disaranakan untuk selalu memperbarui perangkat komputer ataupun perangkat seluler yang dimiliki.

“Hal ini bertujuan untuk mendapatkan update keamanan yang lebih kuat dan system terbaru. Karena risiko kerentanan perangkat lunak memungkinkan malware menginfeksi perangkat dan mencuri data hingga akun online,” pungkas Lukman.

Tinggalkan Balasan