Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Februari 3, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Jobstreet Ungkap Posisi Pekerjaan yang Paling Banyak Di-PHK: Admin dan HR

Fired female employee holding box of belongings in an officeDok. Honeybee Benefits

Topcareer.id – Berdasarkan data internal JobStreet di Indonesia, posisi pekerjaan tetap yang paling banyak diberhentikan adalah Admin dan HR (16%); Transportasi dan Logistik (14%); Sales dan Business Development (11%); serta Marketing dan Branding (10%); dengan angka rata-rata pemberhentian 13,1 karyawan per perusahaan.

Namun, masih menurut data Jobstreet, angka perekrutan karyawan sudah meningkat, di mana 50% perusahaan besar melaporkan bahwa rencana perekrutan mereka sudah kembali ke level pra-pandemi dan 28% perusahaan melaporkan perekrutan akan pulih dalam 9 bulan ke depan.

Head of Business Development – Jobstreet Indonesia, Yamin Chen mengatakan JobStreet, platform karier terkemuka di Indonesia, memiliki tujuan membantu masyarakat menjalani pekerjaan yang lebih memuaskan dan produktif serta membantu perusahaan menjadi semakin sukses.

“Sepanjang tahun 2022, banyak sekali perusahaan yang memberhentikan karyawan mereka, terutama perusahaan-perusahaan dalam industri tech, yang dikenal dengan istilah ‘Tech Winter’. Namun, kami juga menemukan bahwa saat ini, tingkat perekrutan karyawan telah membaik dan kembali ke angka pra-pandemi,” kata Yamin Chen dalam acara Jobstreet Virtual Career Fair, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Kemenparekraf Luncurkan 100 Paket Wisata Nusantara

Chen menambahkan, lebih dari 400 perusahaan terkemuka akan berpartisipasi dalam Virtual Career Fair dan kami berharap kegiatan ini dapat menghubungkan pencari kerja dan perusahaan melalui proses yang cepat dan efisien.

Sementara, Country Marketing Manager Jobstreet Indonesia, Sawitri Hertoto, mengatakan JobStreet memahami kesulitan yang dirasakan para profesional yang telah kehilangan pekerjaan mereka, dan Jobstreet hadir untuk memenuhi tujuannya untuk membantu mereka menemukan pekerjaan yang lebih memuaskan dan produktif.

“Berdasarkan data JobStreet, sudah banyak perusahaan yang kembali mencari karyawan baru, dan hal ini lah yang menjadi alasan kami untuk mengadakan Virtual Career Fair di penghujung tahun 2022,” ujarnya.

Melalui 5 Virtual Career Fair yang sebelumnya sudah diadakan, JobStreet telah berhasil menghubungkan lebih dari 4 juta pencari kerja dengan lebih dari 900 perusahaan, dan telah menghasilkan lebih dari 2 juta lamaran kerja.

“Di Virtual Career Fair kali ini, kami berharap bisa menyediakan pekerjaan bagi lebih banyak pencari kerja. Kami telah menyediakan fitur-fitur baru seperti virtual booth untuk perusahaan; chatbot dan live chat; atmosfer seperti pameran pekerjaan yang sebenarnya; dan bursa tenaga kerja terbesar,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan